oleh

Sakit, Satu JCH Mengundurkan Diri

PRABUMULIH – Sebanyak 256 calon jemaah haji (JCH) asal Kota Nanas ini, kemarin (15/7), sekitar pukul 07.00 WIB resmi berangkat dan dilepas Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM bersama muspida untuk masuk asrama haji pada pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, Selasa (16/7), untuk berangkat ke tanah suci dari Embarkasi Palembang masuk kloter 10.

Pantauan koran ini, pelepasan jemaah diwarnai haru keluarga yang melepas JCH berangkat haji tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag), Drs H Yeri Taswin MPdI menerangkan, sebenarnya tahun ini 257 JCH berangkat ke tanah suci. Tetapi, di detik terakhir tinggal berangkat, satu JCH mengalami gangguan kesehatan alias sakit. Sehingga, mengajukan pengunduran diri dan gagal berangkat ke tanah suci.

“Hari ini (kemarin, red), sebanyak 256 JCH kita lepas. Memang seharusnya 257 JCH. Tetapi, karena alasan gangguan kesehatan. Akhirnya, JCH tersebut mengundurkan diri dan gagal berangkat tahun ini,” ucap Yeri, kemarin di sela-sela melepas JCH asal Prabumulih di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Wako.

Sambungnya, ada dua JCH cadangan tahun ini sebagai pengganti berangkat ke tanah suci. Kata dia, kedua jemaah itu bakal berangkat pada 20 Juli mendatang pada kloter 15 bergabung dengan JCH asal Banyuasin dan Muratara.

“Dua JCH cadangan berangkat menyusul, infomasi kita terima 20 Juli berangkat dan masuk kloter 15,” akunya.

Yeri tidak lupa berpesan kepada JCH asal Prabumulih, untuk selalu menjaga kesehatannya di tanah suci. Apalagi, pelaksanaan ibadah haji hampir 40 hari. “Jaga kesehatan selalu di tanah suci, apalagi cuaca di tanah suci cukup panas. Semoga pelaksanaan ibadah haji di tanah suci lancar, sehingga menjadi haji mabrur,” bebernya.

Disinggung soal koper JCH, kata dia berangkat lebih dahulu menggunakan jasa pos. Dan, telah sampai di asrama haji terlebih dahulu. Sehingga, JCH tidak perlu repot mengurus kopernya dan tinggal berangkat dan masuk asrama haji.

“Barang bawaan berangkat hanya 15 kg, sudah kita ingatkan sebelumnya jangan bawa barang-barang terlarang,” tukasnya.

Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh (PIHU), M Zakka Herry SAg menambahkan, kalau Selasa (16/7), sekitar pukul 10.00 WIB, seluruh JCH asal Prabumulih langsung berangkat atau take off ke tanah suci menggunakan pesawat.

“Pukul 06.00 WIB, sudah berkumpul di Aula Asrama Haji. Untuk pengecekan barang bawaan, sekaligus persiapan keberangkatan ke tanah suci,” tambahnya.

Makanya, kata dia, kelengkapan haji harus dimiliki JCH dan jangan sampai tercecer. Karena, bakal menyulitkan dan menyusahkan JCH sendiri. “Jaga kelengkapan haji, supaya tinggal berangkat saja,” tukasnya.

Doni, salah satu JCH mengatakan, sangat bersyukur tahun ini bersama istri bisa berangkat melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Setelah menunggu, cukup lama mengantri.

“Mudah-mudahan, ibadah di tanah suci lancar tidak halangan selama 40 hari. Sehingga, bisa menjadi haji mabrur,” tukasnya.

Sementara itu, Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, setiap tahunnya pelayanan pemberangkatan JCH selalu ditingkatkan. Tidak hanya, JCH tetapi juga pengantarnya.

“Hampir tiap tahun, kita sediakan 7 bis untuk melayani keberangkatan JCH. Tidak hanya itu, kita juga berikan uang saku sebagai bekal JCH di tanah suci,” ujarnya.

Ridho pun mengingatkan, JCH harus berniat melaksanakan haji dengan baik. Bukan, lantaran niat yang lain. “Jaga nama baik daerah, laksanakan haji dengan baik. Supaya, mabrur dan kepulang ke tanah air dengan baik,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed