oleh

Saingan dengan Tim Malaysia, Indonesia Racing Layak Disebut Kuda Hitam

JAKARTA – Kiprah Indonesian Racing Team (IRT) sebagai tim anyar tak bisa dipandang sebelah mata. Hasil balapan di sirkuit Jerez, Spanyol, pada 2 Mei lalu, membuat IRT layak disebut kuda hitam.

Indonesian Racing bisa menempel ketat tim balap milik Malaysia, Petronas Yamaha SRT.

Pada balapan 2 Mei lalu, Indonesian Racing Team meraih podium juara di ajang balap Moto2 dan Moto3 ada di posisi ketiga. Kemudian, masuk enam besar di MotoGP dan MotoE.

Keberhasilan itu membuat IRT ada di posisi ketujuh. Menempel Petronas Yamaha SRT yang ada di posisi keenam.

Indonesia, yang baru mulai terjun di arena balap MotoGP di 2021 ini, benar-benar berhasil membuat kejutan yang tidak terduga.

Jika di level MotoGP masih kalah dari Petronas, Indonesian Racing lebih baik di level Moto2 dan Moto3.

Untuk kelas Moto2, Indonesian Racing bersama Federal Oil Gresini Moto2 ada di posisi keempat. Sementara itu, tim asal Malaysia, Petronas Sprinta Racing milik Malaysia baru berada di posisi keenam.

Sementara itu, di Moto3, Indonesian Racing Gresini Moto3, posisi sampai balapan seri keempat, berada di posisi keenam di atas Tim Petronas Sprinta Racing, yang berada di posisi kedelapan.

Principal Indonesian Racing Team Rocky Soerapoetra menyebut bukan hanya publik yang dibuat terkejut.

Dia dan kontestan balapan kuda besi paling bergengsi di dunia itu juga terkejut.
Kinerja tim, lanjutnya, bahkan melebihi ekspektasinya di awal-awal pembentukan tim.

“Sejak awal, kami yakin bahwa Tim akan bisa meraih podium, namun tidak secepat ini. Perkiraan kami, podium bisa didapat sekitar tiga sampai enam bulan bulan setelah musim balap dimulai,” ucapnya.

Kenyataannya, podium bisa didapat lebih cepat dari perkiraan tim. Sebab, baru masuk seri keempat, tim sudah bisa menunjukkan semangat balapan yang bagus dan meraih podium.

“Ini benar-benar hasil yang luar biasa menyenangkan bagi tim, khususnya bagi bangsa Indonesia yang baru terjun dalam even balap kelas dunia ini,” tandasnya.
Keberhasilan Indonesian Racing sampai ke posisi saat ini, menurut Rocky tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Indonesian Racing dengan Gresini.

Misalnya dalam pemilihan pembalap, masukan dari Indonesian Racing ternyata cocok dengan pemikiran Gresini.

Di sisi lain, Rocky menilai pembalap-pembalapnya menunjukkan kemampuan yang luar biasa.

Selain semangat dan skil, pengalaman dan mental yang bagus pembalap membuktikan bahwa tim asal Indonesia ini tak boleh diremehkan.

“Keberhasilan kami sampai ke posisi saat ini juga disumbangkan oleh semangat membalap yang luar biasa dari pembalap kami,” tandasnya.

Memang, masih banyak seri balapan yang akan dijalani ke depan. Dia berharap, hasil baik dan kinerja yang solid sampai seri keempat ini bisa terus dipertahankan sampai dengan balapan musim 2021 usai. (jpnn/fat/pojoksatu)

Komentar

News Feed