oleh

Rutin Pantau Kegiatan Kube

PRABUMULIH – Pendampingan dan pengawasan terhadap kelompok bersama (Kube) dari penerima Program Keluarga Harapan (PKH), terus dilakukan oleh dinas sosial (dinsos) melalui tim pendamping Kube.
Seperti kemarin, pendampingan dan pengawasan kube dilakukan di Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan. Ridwan Jaya salah satu tim pendamping Kube menuturkan, turunnya tim pendamping kelapangan tersebut untuk memastikan bantuan yang telah diberikan kepada kelompok berjalan sebagaimana mestinya.
“Selain itu dengan rutin kita turun, sejumlah keluhan ataupun kendala bagi peserta kube bisa kita pantau. Dan alhamdulillah sejauh ini semua kube berjalan dengan baik dan tanpa kendala apapun,” kata Ridwan dibincangi koran ini.
Lebih jauh Ridwan mengungkapkan, dirinya bertugas melakukan pendampingan di 10 kube yang ada di Kota Prabumulih. “Yakni di Prabumulih Barat, Prabumulih Selatan dan Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur. Kebetulan hari ini terakhir di Majasari,” ucapnya.
Kepala Dinas Sosial H M Yacub BN SE melalui Kabid Jamsos dan Bansos Drs A Heriyanto MM mengutarakan, bantuan untuk kube tersebut dari kementerian sosial berupa uang tunai senilai Rp 20 juta. “Satu kelompol beranggotakan 10 orang. Ada berbagai jenis usaha yang diolah mulai dari makanan maupun kerajinan,” tuturnya.
Memang ungkap Heri, pendampingan dan pengawasan terhadap penerima kube harus rutin dilakukan. “Dengan begitu akan diketahui kelompok yang aktif dan tidak aktif. Biasanya memang kube dan tim pendamping rutin pertemuan sesuai kesepakatan,” ucapnya.
Semetara itu Ketua Kube di kelurahan Majasari Risma menyampaikan, sejak menerima bantuan dari pusat kini kube yang dikelolanya rutin mengisi olahan makanan ringan di Pusat Oleh-oleh. “Alhamdulillah modal yang diterima terus berputar, hasilnya cukup menambah penghasilan rumah tangga,” tukasnya. (05)

News Feed