oleh

Rumah Tahfiz Al Malik Mulai Difungsikan

PRABUMULIH – Pembangunan Rumah Tahfiz Al Malik di Jalan Rama Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur yang tadinya direncanakan tiga tingkat. Kini baru mampu di selesaikan satu tingkat, meski demikian untuk mencetak penghafal alquran di ‘Kota Nanas’ ini, kini penggunaannya mulai difungsikan.

“Anak-anak (santri) mendesak kita, untuk segera meresmikan rumah tahfiz ini. Supaya, bisa belajar dan tidak perlu lagi menumpang di SDIT,” kata Ketua Pembangunan Rumah Tahfiz Al Malik, Sudiarso, Sabtu kemarin ini di sela-sela peresmian.

Sambungnya, meski sudah difungsikan. Tetapi, pembangunan rumah tahfiz tersebut akan tetap dilanjutnya hingga selesai. Untuk penyelesaiannya, pihaknya telah mengajukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Kita minta bantuan Pemkot untuk menyelesaikannya, dan kita berterima kasih kepada donatur yang telah menyumbang. Sehingga, rumah tahfiz ini bisa mencetak penghafal alquran di kota ini,” ujarnya.

Ketua BKPRMI, Amza Nadi mengatakan, sekarang ini Rumah Tahfiz Al Malik sudah punya gedung sendiri, dan bisa langsung difungsikan untuk mencetak penghafal alquran.
“Ke depannya, rumah tahfiz ini tidak hanya mencetak penghafal alquran saja. Tetapi, juga sebagai pusat baca tulis alquran,” tambahnya.

Pihaknya juga berharap, pembangunan rumah tahfiz tersebut bisa berlanjut penyelesaiannya. Tidak hanya berasal bantuan donatur, tetapi juga Pemkot. “Pak Wako selama ini sudah cukup memperhatikan kita. Mudah-mudahan pada 2019 bisa selesai 100 persen pembangunannya menjadi tiga tingkat,” bebernya.

Sementara itu, Wako, Ir H Ridho Yahya MM pada kesempatan tersebut mengatakan, hampir 40 persen programnya merupakan akhirat. Kalau sekarang ini, disebutkannya belum bisa melanjutkan pembangunan rumah tahfiz tersebut. Karena di penghujung masa jabatannya dan sebentar lagi akan cuti.

“Paling saya hanya bisa bantu nyumbang uang saja, sekitar Rp 10 juta. Semoga dana ini bisa digunakan untuk melanjutkan pembangunan gedung. Meski tidak seberapa,” ucapnya.

Dan, ia berjanji dan jika terpilih lagi sebagai wako, maka pada 2019 mendatang akan melanjutkan pembangunan rumah tahfiz tersebut, hingga selesai seperti yang diharapkan. “Doakan saja, pada Pilwako ini kami berdua (Ridho-Fikri) bisa terpilih kembali. Sehingga, bisa melanjutkan program yang telah ada dan berjalan,” bebernya. (03)

News Feed