oleh

Rumah Sakit Batasi Kunjungan Pasien

-Metropolis-222 views

PRABUMULIH – Mengantisipasi penyebaran endemik virus corona alias Covid 19, khususnya bagi pasien tengah menjalani perawatan di RSUD. Manajemen RSUD memberlakukan pembatasan kunjungan bagi pembesuk pasien tengah menjalani rawat inap, kecuali keluarga inti.

Pembatasan itu tertuang dalam surat edaran No : 445/333/RSUD.PBM/III/2020, yang ditandatangani Direktur RSUD Prabumulih.

Direktur RSUD, dr H Efrizal Syamsuddin MM dikonfirmasi melalui Kabag Tata Usaha (TU), Adi Kuanto Ners SKM MARS tidak menampik hal itu.

Ia menjelaskan, hal itu dilakukan menindaklanjuti kasus penyakit Covid 19 tengah mewabah termasuk di Indonesia, juga menindaklanjuti instruksi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi.

“Dalam surat edaran tersebut, pasien rawat jalan hanya boleh didampingi satu orang. Lalu, RSUD tidak menerima semua kunjungan untuk pasien rawat inap. Kecuali, keluarga inti,” tukas Adi dibincangi koran ini, Rabu (18/3).

Ungkapnya, ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran virus corona. “Surat edaran itu, diberlakukan sejak 18 Maret. Untuk dua minggu ke depan, nanti kita liat dan evaluasi lagi,” jelasnya.

Masih kata dia, penunggu pasien rawat inap dan IGD dibatasi hanya 1 orang. “RSUD juga tidak menerima kunjungan detil obat (Medical Representatif). Sementara itu, pasien dirawat di ruangan isolasi tidak diizinkan ditunggu,” bebernya.

Terakhir, kata dia, semua penunggu pasien diminta untuk melakukan cuci tangan sebelum dan sudah memasuki ruang rawat inap dengan hand sanitizer. “Hand sanitizer menjadi sarana dan prasarana standar di RSUD. Dan, tersedia di setiap ruangan yang ada di RSUD,” pungkasnya.

Pembatasan kunjungan tidak hanya diberlakukan di RSUD. Informasinya rumah sakit Pertamina juga memberlakukan kebijakan serupa. “Sudah ada himbauan dan pemberitahuan dari rumah sakit Pertamina,” ujar salah satu warga. (03)

 

Komentar

News Feed