oleh

RT/RW Dilarang Minta Ongkos Rasta

-Kecamatan-126 views

CAMBAI – Ini menjadi peringatan para ketua RT dan RW, pihak kecamatan melarang para RT dan RW meminta ongkos beras sejahtera sesuai dengan tarif yang telah diatur.
“Kita melarang keras sekarang jangan sampai ada lagi RT/RW atau pun kadus seperti dulu meminta biaya atas nama ongkos transport apapun jenisnya sebagai upah mengangkut rasta dari kantor kelurahan hingga berada dikediaman setiap RT/RW/kadus,” ujar Camat Cambai Muhtar Edi S Sos MSI melalui Sekcam Mat Zainal SAg MM ketika dibincangi koran ini, kemarin (3/4) di ruangan kerjanya.
Seandainya kata dia, masih ada oknumRT/RW/kadus yang melakukan, diharapkan masyarakat dapat melaporkan kepihaknya agar selanjutnya dapat ditindaklanjuti.
“Kecuali masalah harga kenaikan ongkos upah ngantar itu sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak ialah RT/RW atau kadus dengan si penerima rasta. Ya, itu hal menurut kita sah-sah saja asalkan tidak ada paksaan,” kata dia.

Desa Pangkul, merupakan salah satu desa yang setiap tri wulan menggelontorkan rasta sebanyak 200 kepala keluarga (KK) dengan total penerima mencapai 100-an lebih.
“Adapun harga yang diberikan mencapai Rp24 ribu per karungnya sesuai dengan surat edaran Juklak/Juknis ditetapkan pemerintah,” tambah Kepala Desa Pangkul, Aman Unsri ketika dikonfirmasi terpisah, kemarin di kantornya.
“Jika pun seandainya terdapat kadus kita menjualkan rasta lebih diangka itu. Tentunya, kadus yang bersangkutan juga akan dipanggilkan untuk mengetahui duduk persoalannya,” terangnya. (Mg 02)

News Feed