oleh

RT Masih Tanda Tanya

-Kecamatan-189 views

Terkait Pencatatan Meteran Gas

PRABUMULIH – Dilibatkannya ketua RT dalam pencatatan meteran gas kota masih menjadi pertanyaan dari sejumlah ketua RT. Betapa tidak, hingga saat ini masih banyak ketua RT yang mengaku belum menerima alat untuk dokumentasi foto meteran atau pemberitahuan dari pihak kelurahan.
Ketua RT 4 RW 9 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, Novlis Heriansyah mengaku dirinya hanya sebatas mendengar informasi dari mulut kemulut. “Tapi belum ada intruksi atau pemberitahuan apapun, kapan pendataan itu dimaksud. Termasuk yang katanya ada hape untuk memoto,” kata Novlis.
Seharusnya memang kata dia, sejak saat ini sudah ada informasi atau sosialisasi dari pihak terkait. Apalagi ungkap dia, banyak ketua RT yang merasa keberatan mengingat biaya untuk pendataan hanya Rp 400 per meteran.
“Seperti kita hanya 50 rumah, berarti hanya Rp20 ribu tentu itu merasa berat. Oleh sebab itu perlu ada pemberitahuan sistemnya seperti apa, apa setiap RT dilibatkan. Karena jika dilibatkan semua kok kita belum ada, dan biaya itu tentu tidak sepadan,” bebernya.
Apalagi ungkap dia, dalam pendataan tentu akan ada kendala ataupun tanggung jawab yang harus dipikul oleh ketua RT. “Pendataan yang kita lakukan kemarin saja, banyak yang tidak ada dirumah. Belum lagi kondisi meteran gas yang sulit dijangkau,” ucapnya.
Ketua RT lainnya Eko mengungkapkan, jika biaya untuk pendataan sudah ditentukan Rp 400, hal itu akan memberatkan ketua RT. “Masih keberatanlah, tanggung jawabnya itu besar juga,” cetusnya.
Menanggapi hal itu, Direktur PD Petro Prabu H Azhari Harun menyampaikan, saat ini pihaknya baru membagikan sekitar 20 alat foto di Kecamatan yang sudah teraliri dan terpasang gas kota. “Jadi memang belum semua, itupun tidak semua ketua RT yang dilibatkan,” terangnya.
H Azhari menuturkan, terkait rencana pendataan tersebut pihaknya sudah jauh hari mensosialisasikannya kepada masing-masing Kecamatan dan kelurahan. Karena itulah dirinya berharap agar sosialisasi kebawah untuk diteruskan. “Mungkin ada yang belum sampai, atau sosialisasinya kurang,” imbuhnya.
Nah, disinggung mengenai keluhan ketua RT terkait biaya untuk pendataan yang dinilai sangat minim. H Azhari menjelaskan, bahwa dalam pendataan tersebut satu petugas akan mendata 500 meteran.
“Itulah mengapa tidak semua ketua RT dilibatkan, dan untuk dilapangan itu kita serahkan ke Lurah siapa yang akan ditunjuk yang penting pejabat yakni RT atau RW. Atau bisa jadi mereka secara bergantian,” jelasnya. (05)

News Feed