oleh

Restibusi Pasar Mulai Meningkat

PASAR – Meski harga karet kembali alami penurunan namun daya beli masyarakat menunjukkan sedikit meningkat.
Salah satu buktikan, sejak tiga bulan terakhir ini retribusi harian dan bulanan yang dilakukan Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) Pasar alami peningkatan.
Kepala UPTD Pasar Prabumulih, Taufik Hidayah SE melalui wakilnya Ida Purtilianti mengatakan target retribusi pasar tahun ini mencapai sebesar Rp500 juta. Dan hingga kini, sudah terealisasi sekitar Rp160 juta atau sekitar 30 persen.

“Alhamdulillah baik retribusi harian maupun retribusi bulanan sekarang sudah mengalami peningkatan. Jika biasanya retribusi harian cuma masuk Rp11 juta perbulan, sekarang sudah masuk Rp14 jutaan,”tuturnya.
Jumlah tersebut, lanjutnya diharapkan terus alami peningkatan dan target retribusi tahun ini bisa tercapai lebih dari yang ditargetkan.
“Karet sekarang memang sudah turun lagi, tapi idak se parah dulu. Kalau belum terjun bebas maka daya beli masyarakaat serta pengunjung pasar masih terus ramai, sehingga dapat mendongkrak jumlah PAD yang masuk,” harapnya.
Masneli Pegawai UPTD Pasar menambahkan, retribusi harian sekarang sudah mencapai angka jutaan. “Kalau dulu paling besak Rp600ribu setiap hari, karna pengunjung pasar sepi, banyak pedagang enggan bayar retribusi, bahkan ado yang memang idak jualan sama sekali. Tapi alhamdulillah sekarang la mulai naik, untuk hari ini bae sudah masuk Rp1,3 juta,” tambahnya.
Sementara Rizal salah seorang pedagang di PTM I mengatakan, ia tidak perlah lewat membayar retribusi baik harian maupun bulanan. Karena sebagai pedagang yang mencari uang di pasar merasa sangat penting untuk membayar retribusi.
“Kalo harian kan cuma seribu, jadi idak pulo berat nian, nah yang bulanan jugo Cuma Rp25ribu jadi biar dak berat anggap bae kito bayar du ribu sehari, la lewat untu bayar retribusi setiap bulan,” jelasnya seraya mengatakan yang penting jangan dianggap sebagai beban biar tidak terasa berat.(03)

News Feed