oleh

Relokasi Puluhan Makam

PATIH GALUNG – Puluhan makam yang ada di RW 1 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat telah direlokasi atau dipindahkan oleh ahli waris.
Pemindahan tersebut terkait pembangunan jalur ganda (double track) diwilayah Kota Prabumulih sepanjang 3,8 kilometer tepatnya mulai dari jalur KM 322+00 sampai KM 325+800 akan kembali dilanjutkan.
Ketua RW 1 Kelurahan Patih Galung Sairi menuturkan, setidaknya ada sekitar 60 makam yang ada di pemakaman puyang Dale. “Kurang lebih sekitar 60 makam, yang dipegang oleh 26 ahli waris khusus di RW 1, dan itu sudah dipindahkan beberapa hari lalu,” kata Sairi kemarin (17/9).
Disampaikan Sairi, proses pemindahan tersebut dilakukan setelah ahli waris menerima transportas dari PT KAI. “Untuk satu makam Rp 3,5 juta, dan hanya sekitar beberapa hari pemindahan selesai,” bebernya menuturkan pemindahan lokasi makam hanya beberapa meter dari jarak semula.
Lebih jauh dia menambahkan, sebelum pemindahan makam pihak keluarga menggelar pengajian dan yasinan bersama. “Ada yasinan dan pengajian dirumah masing-masing ahli waris, dan biaya itu termasuk dari trasport yang diberikan PT KAI,” ucapnya.
Khusus untuk makam terang dia, tak ada gejolak. Terlebih untuk lokasi pemindahan, sebab pemakaman puyang Dale sangatlah luas. “Untuk lahan sama sekali tak ada kendala, karena lahan pemakaman luas. Tapi memang dulu sempat ahli waris minta dana tinggi, dan akhirnya disepakati Rp 3,5 juta,” terangnya.
Masih lanjut dia, selain makam untuk di RW 5 terdapat salah satu RT yang bangunannya berada dilahan PT KAI. “Di RT 5 semua bangunan habis, ada sekitar 57 dan sekarang sedang proses pembongkaran,” tuturnya.
Sementara itu, Senior Manajer Penjagaan dan Pengusahaan Asset Divre III, Sumarino mengatakan, sebanyak 101 makam warga yang terkena proyek jalur ganda. Selain makam, terdapat sekitar 165 bangunan milik warga yang berdiri dilahan milik PT KAI yang akan dibangun double track 70 diantaranya sudah dibongkar oleh pemilik bangunan. “Yang belum kita beri waktu hingga 25 September nanti. Karena pengerjaan secara manual dan membutuhkan waktu tambahan maka kita undur,” tukasnya.(08)

News Feed