oleh

Rehabilitasi Bencana Tsunami Lombok, 100 Personel Diberangkatkan

-Metropolis-299 views

 

 
PRABUMULIH – Menjalan tugas negara, guna membantu rehabilitasi dan rekonstruksi musibah bencana tsunami Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Sebanyak 100 personel atau prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 2/Samara Grawira (SG), kemarin (17/2) dilepas untuk diberangkatkan, Senin (18/2) ke Lombok menjalankan tugasnya. Keberangkatannya, rencananya menggunakan pesawat Hercules.
 
“100 personel tergabung dalam satuan tugas (Satgas) keberangkatan ke Lombok, guna rehabilitasi dan rekonstruksi bencana tsunami kita lepas dalam rangka melaksanakan tugas sebagai prajurit. Ini amanah, harus dijalankan dengan baik.

Sudah menjadi tantangan seorang prajurit, siap bertugas dimana saja membela kedaulatan rakyat dan negara,” ungkap Komandan Yonzipur (Danyonzipur) 2/SG, Letkol CZi Zamroni dibincangi koran ini, Minggu (17/2).
 
Rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan, berupa pembangunan jalan, jembatan, rumah, sekolah, dan lain-lain.
 
“Paling lama 10 bulan, personel kita bertugas melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi di Lombok. Dalam melaksanakan tugas, hindari bentrok dengan masyarakat. Apalagi, dalam pelaksanaan tugas personel kita berbaur dengan masyarakat. Pelaksanaan tugas ini, dibawah kendali Danki,” ujarnya.
 
Sementara itu, ia berpesan, bagi para istri yang ditinggal suaminya bertugas, harus mendukung tugas suaminya sebagai prajurit. “Ada masalah, atasi bersama. Karena, kita ini adalah keluarga besar,” bebernya.
 
Sambungnya, prajurit tersebut bertugas di Kecamatan Sumbawa Besar. Jalin komunikasi yang baik, kata Zamroni dengan satuan dan keluarga. “Hindari tindakan-tindakan yang melanggar, jaga nama baik satuan selama bertugas menjalankan amanat negara tersebut,” bebernya.
 
Lanjutnya, selain personel pihaknya memberangkatkan sarana prasarana pendukung, untuk melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana tsunami tersebut di Lombok.
 
“Tidak hanya personel, tetapi sarana prasaran pendukung juga dibawah prajurit kita selama bertugas,” pungkasnya.
 
Danki, Lettu CZi Bayu Satria K mengatakan, ini pengalaman pertamanya bertugas jauh atau diluar batalyon. Baginya tugas tersebut, pengalaman baru sebagai prajurit yang memang harus siap bertugas dimana saja.
 
“Iya, ini pertama kali tugas di luar batalyon. Jelas menambah pengalaman saya sebagai prajurit dan juga perwira memimpin pasukan secara langsung,” tandasnya. (03)

News Feed