oleh

Realisasi Rumah Komunitas Tunggu Legalitas

PRABUMULIH – Satu langkah lagi rumah komunitas Petugas kebersihan dibawah naungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Prabumulih segera direalisasikan. Hal ini seperti dituturkan oleh Kepala Dinas Perkim, Bustomi SE saat dikonfirmasi koran ini Senin (16/9). “Saat ini kita masih menunggu legalitas tanah milik anggota komunitas, setelah itu baru bangunan rumah bisa di realisasikan,” kata Bustomi.

Setidaknya tahun ini ada sebanyak 223 orang anggota komunitas yang akan mendapatkan bangunan rumah yang bersumber dari Kementeriannya Perumahan Rakyat. Menurut mantan kepala Bagian Keuangan Kota Prabumulih ini, program knj akan menjadikan kota Prabumulih sebagai pilot project untuk pembangunan rumah komunitas. Dalam proses pembangunan tersebut anggota komunitas tinggal menunggu saja karena semua fasilitas umum seperti listrik air PAM dan jalan umum semuanya sudah difasilitasi.

Diakuinya, memang dari Pemerintah Pusat, hanya bangunan rumah saja dengan nilai Rp35 juta setiap rumah, dengan type 36. Sedangkan untuk fasilitas umum seperti listrik air dan fasilitas umum adalah tanggung jawab pihak Perkim. “Yang penting setelah rumah kita selesai para anggota komunitas tinggal menunggu saja untuk pemenuhan fasilitas seperti izin lingkungan, fasilitas jalan, air bersih adalah komitmen dari Perkim kita yang bertanggung jawab,”bebernya.

Program ini juga sudah pernah di presentasikan di hadapan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Peemerintah pusat beberapa waktu lalu. Dan dinilai 95 persen dinyatakan layak untuk direalisasikan. “Saat ini tinggal menunggu legalitas itu saja, memang kita sudah memegang sertifikat induk, namun kita diminta untuk pemecahan. Sertifikat harus nama perorangan,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed