oleh

Razia, Petugas Sita Empat HP

PRABUMULIH – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Prabumulih kemarin (28/11) menggelar razia terhadap para nara pidana. Razia ini digelar menyusul penemuan narkoba di dalam Rutan Kelas II OKU Selatan baru baru ini.
Dari razia tersebut, petugas rutan tak menemukan narkoba. Namun petugas menemukan empat hand phone (HP). Sayangnya, tidak diketahui siapa si empunya HP.
“Kalau narkoba sejauh ini belum kita temuka, hanya empat unit HP saja. Ditemukan tersembunyi dalam kamar mandi di Blok C, penghuninya sudah kita intrograsi. Dan, tidak ada yang mau mengaku,” ujar Kepala Rutan Kelas (Rutan) Kelas IIB, Ronaldo Devinci Talesa AmdIP SH Selasa (28/11).
Pria yang pernah bertugas di Lapas Kelas IIB Lubuk Linggau mengatakan, razia semacam ini rutin digelar seminggu sekali. Namun, karena ada kejadian dan sifatnya insedentil hingga akhirnya dilakukan secara mendadak.
“Kalau terlalu sering, bisa membuat napi resah. Kepemilikan HP bagi napi, termasuk pelanggaran berat. Dan, bisa masuk daftar liter F atau buku hitam,” kata dia.
Davin sapaan akrabnya, sanksi yang diberikan bisa berupa sel 12 hari. Lalu, larangan besuk selama tiga bulan. Dan, terakhir di pindahkan ke rutan atau lapas lainnya.
“Itu telah kita lakukan, pada napi bernama Priono. Kita pindahkan ke Lapas Pakjo Palembang, karena ketahuan memiliki HP. Yang dimasukkan keluarganya di dalam bungkus gula pasir yang dihantar keluarganya,” ujarnya.
Selain itu juga, bebernya napi yang masuk liter F. Tidak mendapatkan remisi dan tidak bisa mengajukan Pembebasan Bersyaratan (PB) dan Cuti Bersyarat (CB). “Sekarang ini, masalah HP narkoba. Menjadi perhatian serius, karena banyak disalahgunakan untuk mengendalikan narkoba dari dalam lapas,” tukasnya.
Apalagi, menurutnya hampir 50 persen napi yang menghuni rutan merupakan napi narkoba. Dan, napi ditempatkan di Blok C sebagai blok khusus narkoba. “Tadi sudah kita razia, dan hasil razia cukup lumayan. Kita sita 4 HP tidak bertuan,” pungkasnya. (06)

News Feed