oleh

Ramadhan, Kurangi Jam Belajar

PRABUMULIH – Keluarga besar SMPN 8 Prabumulih gelar pertemuan membahas persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bulan ramadhan. Dalam rapat pertemuan tersbebut memutuskanb ahwa KBM Ramadhan masih tetap belajar tetap daring (dalam jaringan).

“Karena masih belajar seperti biasa dari jarak jauh,  diharapkan para guru tidak memberikan materi yang terlalu banyak. Selalin itu harapan kita semua mata pelajaran diintegrasikan dengan keimaman dan ketaqwaan atau kegiatan ramadhan,” jelas Kepala Sekolah SMPN 8 Prabumuilih, Hj Idawati SPd MSi.

Lanjutnya dengan begitu, sehingga dapat meningkatkan nilai ibadah siswa di masa pandemic selama bulan ramadhan. Misalnya mata pelajaran bahasa Indonesia mencontohkan menulis kegiatan sehari hari, mulai dari awal sahur, hingga berbuka menjabarkan aktivtas dalam bentuk tulisan.

Hal sama disampaikan Wakil Bidang Kurikulum, Maryatun SPd. Menurutnya Selama ramadhan para guru mata pelajaran tidak boleh memberatkan siswa. Jika selama normal dua jam pelajaran, dapat dikurangi dari biasanya.

“Materi pelajaran juga tidak diberikan lebih banyak, karena terlalu membebani siswa dengan jam belajar yang terlalu berat. Minimal 50 persen dari kompetensi dasar. Sehingga siswa dapat lebih maksimal melaksanakan melaksanakan ibadah ramadhan,” jelasnya.

Selain itu menyampaikan KBM selama ramadhan, pihaknya juga menyampaikan pembaharan mengenai persiapan Ujian Kenaikan Kelas (UKK), mulai memberikan himbauan kepada para guru untuk  mempersiapkan rambu rambu pembuatan soal, dari tingkat persentase kesulitan, sedang dan mudah hingga materi yang akan dibuat soal.

“Saat ini memang petunjuk teknis pelaksanaan penilaian akhir semester atau UKK itu memang belum ada, namun kita perlu sampaikan kepada para guru agar mulai mempersiapkan bahan untuk pembuatan soal,” tandasnya. (05)

Komentar

News Feed