oleh

Puskes Barat Dinilai Tak Layak Fungsi

-Kesehatan-182 views

PRABUMULIH – Penjabat (Pj) Wali Kota Prabumulih, H Richard Chahyadi AP MSi meradang setelah melakukan inpeksi dadakan (Sidak) ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Prabumulih Barat kemarin (22/5).

Kepada puluhan pegawai Puskesmas Prabumulih Barat, Richard mengutarakan kekecewaannya atas proyek Puskesmas Prabumulih Barat yang dinilainya tak layak fungsi.

“Yang jelas saya sangat prihatin sekali, apa yang selama ini disampaikan oleh media tentang Puskesmas Barat ini benar adanya. Dan saya mengucapkan terima kasih banyak, fungsi pengawasan dari media sangat berarti bagi saya di dalam melakukan pembangunan di Kota Prabumulih ini,” kata Richard.

“Setelah saya cek, sangat benar dan jelas. Dan saya ingin secepatnya penanggung jawab dari pada kegiatan ini memberikan berkas, siapa pelaksana kegiatan ini? siapa yang sudah berani mengatakan PHO (provisional hand over) dalam arti barang ini sudah seratus persen,” terangnya.

Richard dengan tegas juga meminta pertanggungjawaban dari pelaksana proyek bangunan Puskesmas Prabumulih Barat. “Dan saya mengharapkan kepada pelaksana dan penanggung jawab kegiatan ini agar terjun kembali ke lapangan, desak pihak ketiga itu untuk melakukan perbaikan secepat mungkin karena ini fasilitas masyarakat,” tegasnya.

Karena kalau dilihat dari bentuk bangunan yang lama kata Richard sudah cukup bagus. “Kenyamanannya ada, kalau memang harus dilakukan pembongkaran itu tinggal tambah saja di belakangnya, tidak mesti merusak yang lama. Karena tadi sebelum saya liat ini (bangunan) yang lama ini bagus begitu saya liat gambar memang cantik sekali barang ini, zaman belanda ada ruang tunggunya,” menurutnya.

“Tapi setelah dicek langsung kondisinya sangat memprihatinkan. Yang jelas untuk sementara bisa saya katakan tidak bisa difungsikan, karena tidak ada kenyamanan yang bisa dilakukan di sini dan saya minta yang bertanggung jawab terhadap kegiatan ini segera mengambil langkah secepat mungkin agar ditindak lanjuti. Kalau tidak ya pasti ada konsekuensi tersendiri bagi mereka pelaku pelaksana dan penanggung jawabnya,” bebernya.

Ditanya apa sanksi yang akan pihaknya berikan terhadap penanggung jawab atau pun pelaksana kegiatan tersebut. Disebutkannya, tunggu saja nanti. “Kita lihat saja nanti, karena ini bukan main-main sebab ini fasilitas masyarakat. Ya kalau memang pemerintah dirugikan kita upayakan hukum sudah pasti. Makanya saya mau cek dulu RAB dan sebagainya,” katanya.

Untuk batas waktu penyerahan berkas dari pihak pelaksana dan penanggung jawab. Sampainya, itu secepatnya. “Yang jelas saya akan pelajari dulu dari rangkaian rencana kegiatanya berapa lama proses waktunya dan pemeliharaannya sampai batas kapan. Kalau di tahap pemeliharaan itu mereka masih bisa melakukan pembenaran ya kita lihat,” tukas Richard sapaannya.(01)

News Feed