oleh

Pusat Belum Serahkan TPU

PRABUMULIH – Taman Pemakaman Umum (TPU), yang dibangun beberapa tahun lalu, ternyata statusnya masih milik pusat, yakni Kementerian PUPR Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan. Padahal, TPU yang diberi nama Prabumulih Sanctuary Peace Garden ini sudah sejak lama rampung. Bahkan dibeberapa titik taman sudah mulai rusak, dan dipenuhi rumput ilalang.

“Itu belum diserahkan ke Pemerintah Kota, masih milik kemeterian. Jadi kita belum menerima sama sekali,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Bustomi SE. Karena itulah ungkap Bustomi, pihaknya belum bisa melakukan perawatan. “Tapi pada dasarnya kami rawat, gotong royong jangan serut. Tapi kalau perawatan memang belum karena belum oleh kementerian,” jelasnya.

Pihaknya kata Bustomi, akan berupaya agar TPU tersebut segera diserahkan ke Pemerintah Kota. “Aset itukan pusat yang menentukan, kalau memang harus dibuatkan surat akan kita tindaklanjuti (menyurati kementerian),” ungkapnya.

Diakui Bustomi, proses penyerahan aset pusat ke pemda biasanya sangat lama. “Soalnya kemarin saja, aset yang 2005, baru akan diserahkan pada 22 Agustus nanti. Itu ada salah satu bangunan drainase disalah satu kelurahan,” bebernya.

Selain belum serah terima, Bustomi membeberkan bila sebagian lahan milik warga yang ada di sekitar TPU masih enggan untuk dibebaskan. “Mereka minta tinggi diatas NJOP,” tukasnya.

Seperti diketahui, Taman Pemakaman Umum (TPU) senilai Rp 5 Miliar bantuan Kementerian PUPR Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan yang ada di Desa Muara Sungai Kecamatan Cambai akhir-akhir ini menjadi sorotan. Betapa tidak, saat ini kondisi taman mulai mengalami sejumlah kerusakan. Kondisi itu diperparah dengan tumbuhnya rumput liar yang membuat taman seolah terbengkalai.

Kerusakan juga diperparah oleh ulah tangan-tangan jahil dari oknum yang tak bertanggung jawab, salah satunya prilaku vandalisme. Dengan mencoret dinding yang disertai dengan pengrusakan.(08)

Komentar

News Feed