oleh

Purnamawati SPd Masih Belum Verifikasi

PRABUMULIH – Mutasi Kepala Sekolah SD oleh Pemerintah Kota dilingkungan Dinas Pendidikan, ternyata menyisakan persoalan. Betapa tidak, meski masuk tahun ajaran baru, namun masih ada Kepala Sekolah yang belum dilakukan verifikasi, serta melakukan serah terima jabatan.

Kepala Sekolah yang belum verifikasi dan serah terima jabatan tersebut yakni Purnawati SPd, yang dipindahtugaskan dari SDN 38 ke SDN 40.
Purnamawati SPd mengaku kalau dirinya merasa didzalimi, karena sudah dua kali diibaratkan bola api yang dilempar sana sini semenjak diangkat menjadi Kepala Sekolah.

“Awalnya diangkat menjadi kepala sekolah baru satu tahun dipindahkan menjadi pengawas sekolah. Kemudian diangkat lagi menjadi kepsek di SDN 38 ini belum sampai 1 periode sudah digeser, padahal sekarang sebentar lagi sudah masuk masa pensiun,”tuturnya seraya mengatakan sesuai dengan Permendikbud No 6 tahun 2018 harusnya penggantian Kepsek minimal 1 periode selama 4 tahun.

Purnama juga menyebut beberapa permasalahan yang menurutnya tidak adil adalah, Kepsek SDN 54 saat ini dinilai belum layak untuk menjadi Kepsek karena belum ikut penguatan calon Kepsek. Sedangkan dirinya mengikuti apa saja yang diinstruksikan dari Dinas Pendidikan. Dia juga menjalankan tugas dengan baik dan berhasil meningkatkan akreditasi SDN 38 dari sebelumnya B menjadi A.

Belum lagi beberapa Kepsek yang usia lebih muda dan sudah menjabat selama dua periode masih belum dimutasi. Diantaranya seperti SD 17, SDN 52, SDN 57 dan SDN 1 Prabumulih. “Saat diundang untuk acara pelantikan, saya hadir tapi Nama saya tidak disebut. Usai pelantikan, saya bertanya dengan pak Kadin, ditempatkan di salah satu SD di kecamatan Prabumulih Utara, namun kenyataannya ditempatkan di sekolah lain,”katanya.

Wanita ini terpaksa harus pergi dari sekolah tersebut ke sekolah lain. “Mana keadilan dari dinas Pendidikan, padahal pak Walikota selalu mengingatkan agar menjalankan tugas sesuai dengan aturan,”bebernya.

Lebih jauh wanita ini mengatakan meski siap menjalankan tugas sebagai kepala sekolah SD Negeri 40 Prabumulih, setidaknya dia sudah menyampaikan aspirasinya untuk meminta keadilan kepada Walikota Prabumulih, sebagai pengambil kebijakan tertinggi di Kota Prabumulih. “Saya berharap Kepada Walikota Prabumulih untuk menindak lanjuti pengajuan dari Dinas Pendidikan mengenai pelaksanaan mutasi ini,”harapnya.

Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa SK Walikota merupakan perintah wajib yang harus dilakukan oleh pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Prabumulih. “Kita sudah melaksanakan tugas sesuai dengan beberapa pertimbangan, diantaranya kepsek baru mendapatkan tugas di pinggir kota dan Kepsek baru didalam Kota. Nah jika memang tidak sesuai dengan keinginan maka silahkan menghadap dengan saya,”pintanya.(05)

Komentar

News Feed