oleh

Puluhan PNS Prabumulih Ramai-Ramai Pindah

-Metropolis-437 views

PRABUMULIH – Sungguh disayangkan. Kondisi aparatur sipil negara (ASN) atau  akrab dikenal PNS di lingkungan Pemkot Prabumulih ramai-ramai ajukan mutasi alias pindah.

Tak pelak, kondisi ini menjadi pertanyaan tersendiri. Terlebih, Kota Prabumulih baru saja menggelar pesta demkorasi melalui Pemilihan Walikota (Pilwako) 2018 secara langsung.

Bahkan pasangan walikota dan wakil walikota Prabumulih terpilih Ir H Ridho Yahya MM- H Andriansyah Fikri SH, akan dilantik pada 18 September nanti oleh
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Lantas, apa yang mendasari PNS Kota Prabumulih banyak pindah? Meski kebenarannya masih simpang siur, namun informasi yang beredar di kalangan PNS
makin kuat.

Bahkan tak tanggung-tanggung, 50 lebih pejabat diketahui telah mengajukan pindah dari lingkup Pemerintahan Kota Prabumulih ini. Jika kondisi ini dibiarkan, tidak menutup kemungkinan Prabumulih akan mengalami darurat sumber daya manusia (SDM).

Terkait hal ini, Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Pemkot Prabumulih, Kholikin Ssos MSi membenarkan banyaknya ASN di lingkungan Pemkot Prabumulih yang mengajukan pindah.

“Iya memang lah banyak yang ngajukan pindah. Ada dari staf hingga kepala OPD (organisasi perangkat daerah),” katanya yang dibincangi Senin (11/9) lalu.

“Setidaknya berkisar 50 lebih yang ngusulkan pindah. Tapi kalau untuk kepala OPD kurang dari 5 orang,” sebutnya seraya tak ingin sebutkan nama siapa-siapa kepala OPD tersebut.

Kapan adanya usulan pindah diajukan? Ia
mengatakan sudah cukup lama. Bahkan, pada Juli lalu.”Sebenarnya sudah lama. Tapi paling banyak pasca Pilkada, tepatnya bulan Juli,” ucapnya.

Memang usulan pindah meningkat ditahun ini. Terlebih sebelumnya ada PNS yang sempat tertunda mengajukan pindah. ”Jadi di-masa sekarang ini dengan posisi seperti ini, banyak dimanfaatkan mereka (ASN, red) untuk pindah karena pengajuan pindah lebih mudah,”jelasnya.

Disinggung banyaknya pejabat yang mengajukan pindah tersebut lantaran ada kaitannya dngan pilkada waktu lalu, dirinya mengaku hal itu hanya kebetulan saja.

“Banyak yang salah tanggapan, bukan karena koko kalah jadi banyak yang ngajukan pindah. Sebab, banyak juga yang bukan koko yang ngajukan pindah, itu hanya kebetulan saja,”tuturnya.

Tambahnya, meski 50 an lebih ASN yang telah mengusulkan pindah, namun, usulan pindah itu harus ada rekomendasi dari tempat yang dituju terlebih dahulu.

Baru nantinya lanjut ke Provinsi dan Gubernur mengeluarkan SK. "Kalau itu berhasil dan tau ditempatkan dimana.

Baru Pemkot akan melepas, dan sebelum ada SK tembusan Gubernur itu ke BKPSDM, maka belum bisa menempatkan PLT untuk jabatan yang ditinggalkan. Ia mengatakan pemilihan PLT itu pun harus ada yang direkomendasikan OPD masing-masing.

Sementara itu, salah satu pejabat yang santer bakal pindah satu diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemkot Prabumulih, Amrullah
SPd Msi. Ia pun membenarkan bahwa dirinya telah mengusulkan pindah tugas ke kabupaten Muara Enim.

“Ya usulan itu lah lamo dari sebelum Pilkada. Nah ini baru mau ngecek surat itu sudah disetujui apa tidak,” tandasnya. (01)

News Feed