oleh

Puluhan Peserta Pelatihan Ikuti Uji Kompetensi

PRABUMULIH – Puluhan peserta pelatihan mengikuti uji kompetensi setelah mengikuti pelatihan di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) selama 1,5 bulan sesuai jurusannya masing-masing. Setidaknya, ada 72 siswa peserta pelatihan dari 5 jurusan. Yaitu, teknik las, basic office, teknik sepeda motor, teknik kendaraan mobil, dan menjahit. “Ujiannya dua hari. Kalau mampu menyelesaikan ujian kompetensi, teori dan praktek. Artinya, kompetensi. Jika tidak ya sebaliknya, tidak kompeten alias gagal,” terang Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Ir Bambang Sukaton melalui Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Gepo Irwanto HB AMd, Kamis (8/8).

Sambungnya, untuk menjahit dan basic office ujian kompetensinya telah selesai. Tinggal menunggu hasil saja, siapa peserta kompeten dan gagal. “Kalau tahun sebelumnya, ada kompeten dan tidak. Itu relatif,” bebernya. Akunya, tidak ikut campur dalam pengujian kompetensi. Karena, setiap jurusan dua orang penguji dari LSP serang.

“Apalagi, pelatihan berbasis kompetensi ini skala nasiona. Sehingga, harus benar-bener berkompetensi pesertanya. Agar bisa mandiri dan bersaing didunia kerja ke depannya,” terangnya. Senada juga, dibenarkan salah seorang pelatih, Yoyon. Kalau, uji kompetensi ini tidak ada standar nilainya. “Peserta ujian, mampu atau tidak menyelesaikan tugas kita berikan. Kalau mampu, jelas kompeten artinya,” bebernya. Sebaliknya, akunya setelah diberikan kesempatan tiga kali dan gagal juga. Artinya, sia-sia pelatihan diikuti. “Karena, peserta dianggap gagal dan tidak kompeten,” akunya. (03)

Komentar

News Feed