oleh

Puluhan Pejabat Dilantik

-Metropolis-708 views

PRABUMULIH – Rencana mutasi pejabat di lingkungan pemerintah kota (pemkot) kemarin akhirnya bergulir. Total ada sekitar 84 pejabat yang dilantik mulai dari esselon III, IV, hingga esselon II.
Namun dari sekian banyak pejabat yang dilantik, ada segelintir pejabat yang tak mendapat ‘restu’ dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dari data yang diterima Prabumulih Pos, total ada sekitar 92 pejabat yang diajukan untuk dilantik. Namun hanya 84 orang pejabat di antaranya yang dilantik sementara sisanya ada delapan pejabat yang tak disetujui untuk dilantik.
Salah satunya adalah nama Kepala SMPN 1 Riduan SPd MSi yang didalam surat keputusan Kemendagri dinyatakan tak memenuhi syarat untuk dilantik menjadi Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Kota Prabumulih. Di pojok kanan kolom keterangan, Kemendagri menulis bahwa tidak ada data dukung hasil uji kompetensi berdasarkan Pasal 54 peraturan pemerintah 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Namun ironisnya, meski tak mendapat persetujuan dari Kemendagri, pejabat tersebut kemarin tetap dilantik.
Selain Riduan, pelantikan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) yang dipercayakan kepada Drs Mulyadi Musa MSi juga tak tercantum dalam rekomendasi Kemdagri tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Drs Alfian Herdi MSi yang dikonfirmasi menegaskan bahwa semua pejabat yang dilantik telah disetujui.
“Disetujui semua untuk dilantik sesuai jumlahnya, dan ada memang beberapa yang tidak disetujui tidak dilantik. Untuk Ridwan itu hanya kompetensinya saja yang kurang. Intinya kalau kompetensinya dicukupi (dalam kurun waktu 6 bulan semenjak menjabat) maka bisa (dilantik) dia. Bukan syarat pangkat kompetensi kecukupan syarat esselon III mungkin harus Pama. Pama-kan bisa duduk dulu baru kita lakukan pendidikan. Umpama seperti Mulyadi duduk dulu, seperti itu,” terangnya.
Dikatakan Alfian, dengan tetap dilantiknya Ridwan, meski sebelumnya tidak mendapat persetujuan dari Kemendagri, namun hal tersebut bukanlah sesuatu yang fatal dan kesalahan besar. “Tidak fatal tetap bisa dilantik, karena ada beberapa persyaratan harus secepatnya dalam rangka ini hrus menyesuaikan kompetensinya,” jelasnya.
Disinggung apakah itu berarti keputusan dari Kemdagri tidak mutlak dan mengikat? Alfian menegaskan keputusan tersebut adalah mutlak. “Mutlak, tapi itukan (Riduan) ada alasan kompetensinya harus dipenuhi, dilampirkan enam bulan sesudah ini,” tukasnya.
Sementara terkait beberapa usulan nama yang tak disetujui untuk dimutasi, Alfian mengutarakan, hal tersebut karena adanya pembubaran di beberapa UPTD. “Tidak disetujui alasan dari kementerian yang akan dilantik karena adaya pembubaran beberapa UPTD antaralain KB dinkas pertanian. Tidak disetujui akhirnya batal,” pungkasnya.
Sementara itu di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) M Kowi SSos Msi, menyampaikan, bahwa sebelumnya pejabat yang dilantik itu kan seluruhnya sudah diusulkan semua. “Pertama diajukan dari gubernur, baru dari kementrian. Tapi memang ada beberapa yang terlambat. Namun, semuanya lengkap dan dilantik,” tukasnya singkat.
Mulyadi Musa Isi Jabatan Kadishub

Sementara itu, pelantikan yang digelar di Gedung Kesenian Pendopoan Rumah Dinas kemarin berlangsung khidmat. Pejabat yang dilantik tak hanya esselon III dan IV tapi juga esslon II.

Salah satunya adalah Drs Mulyadi Musa MSi yang dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) yang selama ini dirangkap oleh Asisten II HM Yusuf Arni HS SPd MM.

Sementara itu, jabatan yang ditinggalkan Mulyadi diisi oleh Yasdin Irianto AMd. Yasdin sendiri sebelumnya menjabat Kasubag Kelembagaan Badan Organisasi Sekretariat Daerah (Setda).

Pelantikan pejabatan tersebut dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda), HM Kowi SSos MSi yang langsung mengambil sumpah jabatan dan juga simbolis penandatangan pejabatan yang dilantik.

“Pejabat yang dilantik harus meningkatkan etos kerja dan kinerjanya, karena jabatan yang diberikan adalah amanat yang harus diemban,” ucapnya di hadapan puluhan pejabat dilantik di Gedung Kesenian Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Wali kota (Wako), kemarin.

Selain jabatan Kadishub terisi, jabatan Sekretaris Satpol PP yang ditinggal pensiun pejabatnya dipercayakan ke Hartono SE MSi. Sebelumnya, menjabat sebagai Kabid Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub). Jabatan yang ditinggalkannya, diamanatkan kepada Abdul Kadir SH MSi. Sebelumnya dipercaya sebagai, Kasi Manajemen Lalu Lintas Jalan Dishub.

Sementara itu, Syaman SIP, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bertukar posisi dengan Faisal Azhari SSos MSi yang sebelumnya diamanatkan sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Dan, Rusman SSos sebelumnya mengemban amanat sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM dimutasi Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Organisasi Badan Kesbangpol.

Dia menyebutkan, butuh proses panjang hingga akhirnya terlaksana pelantikan jabatan ini. Pasalnya, 6 bulan sebelum cuti tidak boleh dilakukan mutasi. Kecuali, mengusul ke gubernur dan menteri.

“Tidak mudah Pak Wako memutuskan, untuk mengisi jabatan yang kosong tersebut. Dan, butuh proses sangat panjang hingga akhirnya bisa dilakukan,” sebutnya.

Sebutnya, pelantikan pejabat yang dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong dikarenakan pejabat yang bersangkutan pindah dan memasuki masa pensiun.

“Yang diberi amanah dan kepercayaan, baik jabatan struktrur dan fungsional. Harus bersyukur dan menghargai dengan pimpinan dan sesama pejabat. Jabatan ini harus dijalankan dengan sebaiknya,” pesannya.

Kepala BKSPSDM, Drs Alfian Herdi MSi menyebutkan, kalau pelantikan ini sudah sesuai ketentuan ada sekitar 80 penjabat eselon II, III, IV yang dilantik, kemarin. Ungkapnya, usulan yang disampaikan pihaknya ke Kemendagri, akhirnya disetujui.

“Sejak Nopember lalu, telah kita usulkan ke gubernur. Tembus ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) hingga Kemendagri. Setelah cukup lama menunggu, akhirnya disetujui. Makanya, pelantikan ini bisa kita lakukan,” ujarnya.

Alfian mengungkapkan, ada sebanyak 175 kabupaten/kota yang mengusulkan. Termasuk, kota ini yang akhirnya dikabulkan untuk melakukan pelantikan pejabat di akhir jabatan menjelang Pilkada Serentak.

“Mutasi ini hanya mengisi jabatan yang kosong, tidak ada pergantian pejabat tersebut,” pungkasnya. (tim)

Daftar Sebagian Pejabat yang Dilantik

No Nama Jabata Lama Jabatan Baru
1 Drs Mulyadi Musa MSi Kabag Tapem dan Otonomi Daerah Kadishub
2. Yasdin Irianto Amd Kasubag Kelembagaan Bagian Organisasi Kabag Tapem
3. Hartono SE MSi Kabid Prasarana Dishub Sekretaris Satpol PP
4. Abdul Kadir SH MSi Kasi Manajemen Lalu Lintas Jalan Dishub Kabid Prasarana Dishub
5. Syaman SIP Sekretaris Badan Kesbangpol Sekretaris BKPSDM
6. Faisal Azhari SSos MSi Sekretaris BKPSDM Sekretaris Badan Kesbangpol
7. Rusman SSos Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Organisasi Badan Kesbangpol.
8. Riduan SPd MSi Kepala SMPN 1 Kabid Pembinaan SD
9. Gomad Murdono SPd Kasi Olahraga Sentra Olahraga DKOP Kabid Pengembangan Pemuda DKOP
10 Dra Lidia Yahni Kasi Pengolaha Bahan Pustaka DPK Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos
11. Ratna Nilawati SE Kassubag TU Badan Kesbangpol Kabid Penangangan Konflik dan Kewaspadaan Nasional
12. Rizaldi Maha Patra ST MT Kasi Perencanaan Umum DPUPR Kabid Pertanahan DPUPR

Sumber: BKPSDM Pemkot Prabumulih

News Feed