oleh

PT Pertamina EP Sosialisasi Kegiatan Operasi Kepada Masyarakat Payuputat

Lurah Payuputat Jusmairi SE menyampaikan sambutan dalam acara sosialisasi Operasional Adera Field

SOSIALISASI dalam rangka kegiatan operasional Adera Field kepada masyarakat Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kembali dilakukan oleh PT Pertamina EP di Kantor Kelurahan Kamis (7/11).

Sosialisasi dihadiri oleh masyarakat Kelurahan Payuputat, yang merupakan wilayah kerja Adera Field.

PR & Govrel Assistant Manager, Setyo Puji Hartono dari PT Pertamina EP hadir langsung dalam sosialisasi kemarin. Mewakili PT Pertamina EP, Setyo mengatakan semua jalur pipa, ataupun minyak yang ada di Kelurahan Payuputat merupakat aset milik Negara bukanlah milik Pertamina.

“Minyak dan gas saat ini belum ada penggantinya, sehingga menjadi tugas Pertamina untuk mencari Migas,” kata Setyo.

Kebutuhan dan penggunaan minyak dan gas kata Setyo selalu meningkat setiap harinya. “Dan itu digunakan untuk kepentingan masyarakat, bensin solar gas setiap hari digunakan,” tuturnya.

Karena itulah ia berharap, dalam kegiatan operasional PT Pertamina mendapat dukungan dari masyarakat. Sebab disayangkan bila sumur-sumur yang ada tak dapat diproduksi. “Hasilnyapun itu akan menambah penghasilan PAD Kota Prabumulih, yang nantinya juga hasilnya untuk pembangunan infrastruktur,” kata Setyo.

Selain akan menambah pasokan minyak dan gas, serta PAD Kota Prabumulih lanjut Tyo – begitu disapa-. Operasional Adera Field juga akan menambah penghasilan masyarakat sekitar. “Akan banyak karyawan disini, akan banyak yang mampir belanja disini dan ini akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Assiten III H M Rasyid SAg MM mewakili Pemerintah Kota turut hadir dalam sosialisasi kemarin. Kepada masyarakat ia mengajak masyarakat untuk membuka diri dan berfikir secara luas secara bersama-sama untuk mendukung kegiatan Pertamina EP. “Bukan untuk kepentingan pribadi oknum, mari bersama-sama secara kondusif bersatu. Kemarin Pertamina EP sudah realisasikan komitmen terkait permintaan warga atas tuntutan kompensasi perbaikan rumah dan seluruh warga terdampak sudah menerima bantuan tersebut” bebernya.

Sementara Kapolres Prabumulih melalui Kasubag Dal Ops Iptu Untung S menyampaikan sebagai masyarakat sebagai warga negara memiliki kewajiban dalam menjaga aset Milik Negara. “Apapun itu aset milik negara wajib dijaga oleh setiap warga negara. Apa yang dihasilkan oleh aset negara yang hasilnya juga untuk masyarakat. Dan masyarakat Kelurahan Payuputat harus bersyukur karena tidak semua wilayah itu sama ada kegiatan Pertamina EP, sehingga jangan sampai ada oknum-oknum yang berusaha menghambat kegiatan Negara dalam mensejahterakan masyarakat” tukasnya.

Selain dihadiri masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT RW. Kepala Kesbangpol Marthodi HS, Camat Prabumulih Barat Eny Kusnawati, Lurah Payuputat Jusmairi SE hadir dalam sosialisasi oleh PT Pertamina EP.

Sayuti selaku tokoh agama dalam doanya memohon agar operasional Pertamina EP dalam menjalankan tugas negara dapat kembali berjalan lancar dan kondusif “semoga operasional PT Pertamina memberikan berkah dan rahmat untuk Desa kami sehingga memperkuat persaudaraan dan kesatuan keluarga warga desa..amiinn” tutup Doanya.

Diketahui sebelumnya operasi PT Pertamina EP terhenti karena adanya tuntutan 47 warga atas dampak operasi rumah retak. Saat ini warga telah menerima pembayaran uang kompensasi bantuan perbaikan. Perhitungan nilai perbaikan dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Prabumulih sesuai kesepakatan bersama antara pihak Warga dengan Pertamina EP dan Pemerintah Kota Prabumulih.(08/adv)

Suasana sosialisasi Operasional Adera Field yang dihadiri asisten III, Camat, Lurah, Kepolisian serta masyarakat dan tokoh masyarakat

Komentar

News Feed