oleh

Program Kerja Harus Sinkron

PRABUMULIH – Diawal tahun TP-PKK kota Prabumulih menggelar Rakor yang dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho.
Nah, dari hasil tersebut sejumlah agenda dibahas, diantaranya terkait program TP-PKK yang akan dijalankan ditahun ini.
Ketua TP-PKK Hj Suryanti Ngesti Rahayu menuturkan, semua kegiatan baik ditingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa harus sinkron. “Kegiatan harus sinkron, kegiatan yang bekerjasama dengan dinas dan sudah terprogram SKPD harus tetap berjalan,” kata istri dari Wali Kota Ir H Ridho Yahya ini.
Sekertaris TP-PKK Hj Yulisri Utami SSTP menambahkan, setelah rakor pihaknya menggelar jambore bertema melalui jambore kader PKK kita tingkatkan pengetahuan dan keterampilan PKK. “Ada banyak acara, mulai dari sosialisasi penyuluhan difteri oleh dinkes kepada para kader termasuk sejumlah lomba yakni lomba garnis, lomba jingle Iva, lomba pantun, lomba memasukkan karet dalam pipet dan lainnya,” kata Yulis.
Dikatakan Yulis, sesuai temanya para kader diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. “Misalkan ada acara, mereka ada keahlian sendiri, kemudian banyak yang didapat melalui PKK,” ucapnya.
Masih ucap Yulis, ditahun 2018 ini untuk sejumlah program memang ada yang dikurangi sebab berkaitan dengan anggaran. “Anggarannya dipangkas, sehingga seperti IVA kita hanya memantau, ditahun 2018 ini pemeriksaan dilakukan langsung di Puskesmas,” tuturnya.
Kemudian sambung dia, selain membahas program tahun ini, evaluasi program tahun 2017 juga dilakukan. “Program PKK harus disinkronkan biar sama, sementara hasil evaluasi 2017 kelurahan yang menyampaikan laporan terbaik dari Kelurahan Patih Galung dan Mangga Besar. Serta untuk penyampaikan SPJ terbaik dari Kelurahan Payuputat dan Muara Dua,” imbuhnya.
Pantuan koran ini sekitar 330 kader PKK dari kecamatan dan kelurahan desa hadir di Gedung Kesenian Rumah Dinas. Para peserta mengikuti sejumlah perlombaan dan pelatihan.
Khusus lomba pantun, beberapa peserta gugup hingga lupa menbawakan pantun yang telah disiapkan. Namun, acara tersebut tak berlangsung tegang bahkan kekompakan dan kekeluargaan TP-PKK terlihat.
Mar salah satu kader dari Kelurahan Wonosari mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari PKK, dibawah asuhan Suryanti Ngesti Rahayu dan Reni Indayani. “Kami bangga, ada banyak pengetahuan dan ilmu yang kami dapat. Keseluruhan, tak hanya masalah kesehatan, keterampilanpun kita diajarkan. Dan ini bagi kami sangat bermanfaat,” tukasnya. (08)

News Feed