oleh

Program Dai Masuk Desa Berlanjut

PRABUMULIH – Dinilai efektif untuk meningkatan ketakwaan dan keamanan dalam beragama masyarakat, program dai masuk desa dilanjutkan.

Kali ini, program dai masuk desa dilanjutkan Bagian Kesra Setda bekerja sama dengan ormas islam. Dan Ikadi sebagai kordinator program tersebut.

“Selama empat bulan ke depan, sejak November ini program dai masuk desa kembali dilanjutkan. Untuk melakukan pembinaan keagamaan khususnya di pedesaan,” ujar Ustadz Sugi, sapaan akrabnya akhir pekan lalu.

Masih kata dia, guna menjalankan program tersebut sejumlah ormas islam sudah diundang. Dan program tersebut kata dia, disambut baik ormas islam.

“Dai bakal dikirim ke desa-desa, kita minta bantuan dukungan ormas islam untuk mengisinya,” tambahnya.

Nantinya, aku Sugi, lewat program dai masuk desa ini. Satu dai mengurusi, satu desa setiap Selasa dan Rabu melakukan pembinaan keagamaan di desa telah ditentukan.

“Dai atau ustadz, kita tunjuk untuk melakukan pembinaan keagamaan masyarakat di pedesaan. Khususnya, untuk memberikan pencerahan, guna peningkatan keimanan dan ketakwaan,” jelasnya.

Sambungnya, program dai masuk desa ini seiring dengan program Pemerintah kota (Pemkot), guna menjadikan Prabumulih kota religius dan agamis.

“Mengacu visi misi Prabumulih “Prima Berkualitas”. Mendorong masyarakat pedesaan, untuk lebih agamis dan religius,” tukasnya.

Masih kata Sugi, kalau program dai masuk desa tersebut telah dianggarkannya lewat APBD. Selain itu, kata dia, dai masuk desa mendapatkan honor dari anggaran telah disediakan. “Anggarannya, memang sudah terprogram di APBD kita,” tambahnya.

Ketua Ikadi, M Mufid MPd dikonfirmasi terpisah menyambut baik, program dai masuk desa.

“Kita sangat mendukung, apalagi ini berhubungan dengan pembinaan keagamaan bagi warga desa. Sangat bagus programnya, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat desa,” pungkasnya.

Program ini sambungnya, sangat membantu, kata Ikadi dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat desa tentang pentingnya keagamaan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. “Harapan kita, program ini terus berlanjut secara kontinu,” pungkasnya. (03)

 

Komentar

News Feed