oleh

Profesional Jalankan Tugas

FRENI Listiyan SPd MSi baru saja kehilangan adik tercintanya, Yace Febriani karena kanker usus. Meski demikian, Kepala Sekolah SMAN 1 ini tetap profesional dalam menjalankan tugas sebagai dosen di Universitas Terbuka Kota Prabumulih yang harus mengajar setiap hari Minggu.

Ibu satu anak ini mengatakan bahwa tugas dan tanggung jawab harus dilaksanakan Apapun Yang Terjadi, jika memang masih bisa ditinggal. “Kita harus profesional, meski dalam keadaan berduka, Namun saya harus tetap melaksanakan kewajiban, kepergian adik saya juga sudah hari ketiga, maka saya tetap bisa melaksanakan tugas saya untuk mencerdaskan anak bangsa,”jelasnya.

Wanita ini diketahui mengajar mata kuliah tentang Pengantar pendidikan anak berkebutuhan khusus, pada .ahasiswa semester 2 PGSD BI (Berbagai Ilmu) Universitas terbuka yang berkuliah si Kota Prabumulih .

BI adalah mahasiswa saya sudah pernah kuliah S1 dari berbagai ilmu, yang saat ini sudah bekerja dan mengajar di SD di sekitar kota Prabumulih dan kabupaten muara enim, karena harus menyesuikan ijazah untuk bisa mengajar di SD dengan kuliah kembali di program PGSD UT.

“Malah melaksanakan tugas ini membuatku lebih santai dan sedikit menghilangkan rasa duka mendalam yang akan berlarut-larut jika tidak dialihkan dengan pekerjaan lain,”jelas Wanita yang mengajar 3 kelas  mahasiswa ini.

Detahui,  adik kandung  Freni ini meninggal pada hari Jumat lalu, dikebumikan di jalan taman murni. Almarhumah Nuance Febriani meninggal dalam usia 36 tahun meninggalkan 3 orang anak.

“Kata yang selalu terucap adalah ingin merawat ibunya seumur hidup. Diantara kami lima saudara hanya diayang tidak bekerja, hanya membantu usaha ibu di Rumah makan. Keinginannya terkabul,  semoga Allah Swt menempatkan almarhum di tempat yang layak, semoga kami dipertemukan kembali di surga Allah aamiin,”tandasnya.(05)

 

 

Komentar

News Feed