oleh

Prabumulih Kembali Raih WTP

PRABUMULIH – Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), memberikan opini atau predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Drs H Jauhar Pahri Ak CA menyebutkan, kalau diraihnya WTP oleh Pemkot merupakan yang keempat kalinya, sejak 2012 silam.

Menurutnya, BPK RI memiliki standar yang ketat dalam melaksanakan pemeriksaan keuangan yang disebut dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) dan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). “Opini merupakan pernyataan professional sebagai kesimpulan pemeriksaan mengenai tingkat kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan, yang didasarkan beberapa syarat dan ketentuan,” terangnya kepada koran ini, kemarin (28/5).

Diterangkannya, seperti kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan Informasi laporan keuangan, efektifitas sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan khususnya yang berdampak pada adanya potensi dan indikasi kerugian negara.

“Maka hal ini harus diungkapkan dalam LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) dan dalam batas tertentu akan mempengaruhi opini terhadap kewajaran. Catatan dari BPK RI sendiri, sudah kita tindak lanjuti sebelumnya. Dan, tidak terlalu signifikan sehingga bisa keluar kembali opini WTP,” akunya.

Jauhar menyebutkan, predikat WTP diterima atau diserahkan kepada Wali kota (Wako) melalui Wakil Wali Kota (Wawako), H Andriansyah Fikri didampingi Ketua DPRD, Ahmad Palo SE bertempat di ruang Auditorium Kantor Perwakilan BPK RI Sumsel Jumat (26/5) lalu. Hadir dalam kesempatan itu, Inspektur Drs Yosep Manjam, Sekwan Heryani SE MM dan Kabag Humas dan Keprotokolan Sri Premeswari SH MH.

` Penyerahan opini WTP ini dilakukan Anggota V BPK RI Pusat Ir Isma Yatun MT bersama Kepala Perwakilan BPK Sumsel Maman Abdurrahman SE MM Ak.

Isma menyebutkan, kalau Prabumulih merupakan pemda tercepat dalam penyampaian laporan keuangan dengan hasil penilaian mendapat opini WTP. “Ke depan, harus terus dipertahankan dan opini WTP dalam penyerahan LKPD dan hasil pemeriksaan,” kata dia di sela-sela acara tersebut.

Ia menambahkankan, keempat kalinya diraih opini WTP dan kedua kalinya dengan sistem SAP aktual. Disebutkannya, ini sebuah kemajuan dan patut diapresiasi karena dengan SAP Aktual sudah mendapat opini WTP.

“Hasil tetap mengacu pada aturan yang ada. Selamat kepada Pemerintah Kota Prabumulih dan kami berharap ini dapat dipertahankan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD, Ahmad Palo SE menyampaikan, bahwa capaian Pemkot adalah cerminan keselarasan eksekutif dan legislatif. Fungsi pengawasan DPRD sudah berjalan sebagaimana mestinya.

“Tim Audit yang sudah bekerja keras dalam pemeriksaan laporan keuangan Kota Prabumulih Tahun 2016. Tim BPK yang melakukan audit di Kota Prabumulih telah memberikan perhatian dan tenaganya untuk membimbing agar sistem pengendalian intern dan pengelolaan keuangan di Kota Prabumulih semakin akuntabel dan transparan,” akunya.

Pihaknya bersyukur dan bangga sekaligus menjadi tanggung jawab yang lebih besar di tahun yang akan datang untuk mempertahannya. “Kerjasama yang baik antara BPK dan SKPD Kota Prabumulih dalam mengarahkan laporan keuangan yang baik telah membuahkan hasil, keempat kalinya Kota Prabumulih memperoleh penilaian opini WTP,” terangnya.

Selanjutnya Palo menyampaikan bahwa ini merupakan hasil kerja keras Pemkot Prabumulih dalam hal ini para SKPD, khususnya Badan Keuangan Daerah dan juga kinerja Inspektorat. “Ini kerja tim, ke depan harus terus dipertahankan semangatnya. Agar opini WTP kembali diraih,” pungkasnya. (06)

TANDA TANGAN: Wakil Walikota Andriansyah Fikri SH dan Ketua DPRD Kota Prabumulih, Ahmad Palo SE menandatangani penerimaan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah.
Photo: ist

News Feed