oleh

Prabumulih Bisa Jadi Laboratorium Dosen dan Mahasiswa

PRABUMULIH – Keberhasilan dan kesuksesan sejumlah program pembangunan di Prabumulih, di bawah kepemimpinan Ir H Ridho Yahya MM dan H Andriansyah Fikri SH diharapkan bisa dijadikan laboratorium bagi dosen dan mahasiswa.

Hal itu diungkapkan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF), DR Endang Rochmiatun Mhum ketika menandatangani kerjasama dengan Pemkot Prabumulih, kemarin.

“Ada 4 prodi di Fahum UIN RF, salah satunya sejarah peradaban islam, prodi perpustakaan, politik Islam, dan syariah. Fahum ini merupakan Fakultas ilmu budaya, kompetensi pusat kebudayaan,” jelasnya.

Ia pun berterima kasih atas sambutan luar biasa Pemkot Prabumulih, sehingga bisa menjalin kerja sama dengan Fahum UIN RF ini.

“Kerja sama kita ini, bisa meliputi ranah pendidikan dan penelitian serta pengabdian bisa diimplementasikan di Prabumulih. Karena, asset kami hanya dosen dan mahasiswa. Bisa bersinergi dengan Program Pemkot,” bebernya.

Lalu, kata Endang menanggapi permintaan, agar Fahum UIN RF melakukan kajian akademis secara cuma-cuma terkait Raperda Baca Tulis Alquran (BTA).

Endang menyatakan, bersedia membantu kajian Perda BTA guna membantu Pemkot tengah mengajukan kajian Raperda itu ke DPRD. “Iya, kita siap membantu kajian itu. Memang tugasnya, akademisi guna bersinergi dengan Pemkot dalam rangka dukungan program,” bebernya.

Sementara itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menerangkan, meminta hadiah kepada Fahum UIN RF guna membantu kajian akademis Raperda BTA, sekarang diusulkan ke DPRD. “Kajian akademis Raperda BTA ini, kita minta cuma-cuma. Sehingga, siapa pun nantinya Wakonya tetap berjalan,” bebernya.

Sekarang ini, kan baru Perwako. Apalagi, Raperda BTA ini penting sekali guna menciptakan generasi qurani. “Terima kasih, atas responnya,” tutupnya. (03)

Komentar

News Feed