oleh

PPK jadi Indikator Penilaian Akreditasi

-Pendidikan-50 views

PRABUMULIH – Program pembinaan pendidikan keluarga akan menjadi salah satu indikator penilaian akreditasi suatu lembaga pendidikan. Karena itu seluruh lembaga pendidikan yang ada di Kota Prabumulih Harus memiliki Program Pembinaan Pendidikan Keluarga (PPK), dan diterapkan disetiap lembaga.

Selama ini beberapa lembaga merasa belum menjalankan program ini, sehingga pemerintah pusat menjadikannya suatu keharusan dengan menjadikan salah satu indikator penilaian untuk akreditasi suatu lembaga tertentu.

Menurut Drs Dadang Sudarman, Kepala Balai Pengembangan Pendidikan anak Usia Dini dan Dikmas Sumatera Selatan, Saat ini Direktorat PAUd dan Dikmas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mempersiapkan bahwa program pembinaan keluarga harus ada dalam setiap lembaga pendidikan. karena Saat akreditasi akan ada komponen ini, sebagai salah satu indikator penilaian akreditasi.

“Tinggal bagaimana instrumen yang ada untuk menilai hal tersebut bahwa sudah menerapkan pendidikan keluarga ataupun sebaliknya, hal ini perlu ditanggapi serius Oleh seluruh lembaga pendidikan,”jelasnya.

Menurut dengan penerapan pendidikan keluarga, dinilai sangat penting karena dapat tercipta keluasan dan kemerataan akses pendidikan yang tidak hanya pada tingkat kesejahteraan tinggi namun juga di daerah terisolir.

“Melalui satuan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, sehingga terwujudnya tata kelola dan partisipasi Pemerintah Daerah, Lembaga dan masyarakat dalam meningkatkan tata kelola yang transparan dan akuntabel serta akses paud Dikmas yang bermutu disemua provinsi dan kabupaten Kota,”harapnya

Pria ini juga menyampaikan bahwa tri sentra pendidikan sangat penting dipahami karena adanhal yang langsung berpengaruh para anak anak sebagai peserta didik, dan pada anggota masyarakat semuanya. Yaitu satuan pendidikan, keluarga, masyarakat peserta didik dan hubungan kemitraan dan pemanfaatan.

“Tiga hal ini menjadi sumberdaya yang lebih efektif menguasai pendidikan dan lebih menghadirkan pencapaian tujuan satuan pendidikan, masyarakat dan keluarga. Karena itu Harus dibuat dalam bingkai kemitraan bukan kerja sama. Karena kemitraan memiliki kesetaraan dimana status semuanya adalah sama dan itu dapat dilakukan melalui program binaan Pendidikan Keluarga,”tandasnya yang didampingi Ir Raman Pramudya pamong Belajar Madia Sumsel.(05)

Komentar

News Feed