oleh

Polisi Usut Kasus Pembunuhan Burman

PRABUMULIH – Jajaran Polsek Gelumbang masih terus bekerja keras mengungkap motif di balik kasus tewasnya Burman, seorang pemuda di Desa Suban Baru, Kelekar, yang Jumat (13/4) petang ditemukan tewas dengan leher tergorok di depan sebuah gedung SMP Negeri 1 Kelekar.
Kapolsek Geluimbang, AKP Indrowono SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hamdani SH ketika dikonfirmasi kembali siang kemarin (15/4) menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan di lapangan terkait mencari pelaku yang membunuh korban tersebut secara sadis.
“Kita dan anggota kita masih di lapangan melakukan penyelidikan kasusnya sekarang ini. Untuk sementara kita belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjutnya. Namun yang jelas kasus ini bukan perampokan karena sepeda motor korban masih ada di TKP, dan untuk motifnya diindikasikan karena selisih paham keluarga,” ungkap Ipda Hamdani.
Menurutnya, sejumlah saksi di lokasi TKP maupun pengumpulan sejumlah alat bukti telah dilakukan oleh pihaknya. Dari hasil memintai keterangan para saksi di TKP, diketahui korban ditemukan tewas oleh ayah kandungnya sendiri yakni Tarbi di depan sebuah gedung SMP Negeri 1 Kelekar, Jumat (13/4) kemarin sekitar pukul 16.45 WIB.
“Korban ditemukan di lokasi oleh ayahnya berikut sepeda motor jenis Yamaha Vixion milik korban masih ada di sana dan tidak hilang. Kami minta maaf dulu sebelumnya ini kami masih lidik di lapangan, untuk informasi perkembangannya pasti kita kabarin lagi ya,” tandasnya.
Sekedar mengingatkan, Burman, seorang pemuda di Desa Suban Baru, Kelekar, Jumat (13/4) kemarin sore ditemukan sudah tewas dengan luka. Korban yang kesehariannya berprofesi sebagai petani beras ini pertama kali ditemukan sudah terkapar dan tewas oleh ayah kandungnya, Tarbi (45) di depan sebuah gedung SMP Negeri 1 Kelekar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian korban Burman terlihat membawa hasil padi dari kebunnya dan di bawa ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion miliknya. Usai menyimpan hasil panen padi sawahnya, korban pun bergegas pergi kembali ke kebunnya.
Namun entah setibanya di lokasi kejadian, korban pun ditemukan sudah tergeletak dengan dipenuhi darah dengan luka dilehernya oleh ayahnya saat itu tepat di depan sebuah halaman SMP Negeri 1 Gelumbang. Melihat kondisi anaknya sudah dipenuhi darah dari lehernya itu, Tarbi pun bergegas minta bantuan warga sekitar dan mengevakuasinya bersama petugas polisi yang juga tiba di lokasi membawa korban ke Puskesmas Gelumbang. (07)

News Feed