oleh

Pocil Prabumulih Raih Juara Harapan 3

-Metropolis-398 views

PRABUMULIH – Polisi Cilik (Pocil) kota Prabumulih berhasil meraih juara harapan 3 pada perlombaan pocil yang diikuti sekitar 15 Polres di jajaran Polda se-Sumsel, Sabtu kemarin.
“Alhamdulillah Pocil Polres Prabumulih sudah bisa meraih juara harapan tiga, untuk tingkat sekolah dasar (SD). Meski belum mendapat juara pertama, tapi pocil kita sudah bisa menyingkirkan belasan perwakilan dari daerah lainnya se sumsel ini,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Lantas, AKP Nofrizal Dwiyanto SH saat dikonfirmasi, kemarin (10/9).
AKP Nofrizal mengatakan, ajang yang digelar di Palembang serta kegiatan perlombaan pocil yang dibuka langsung oleh Wadir Lantas Polda Sumsel itu, masing-masing pocil itu saling memperagakan sekitar 12 gerakan lalulintas dengan variasi yang berbeda-beda. “Dalam kegiatan ini para pocil kita juga didampingi oleh pelatih pocil maupun PKS yang dinaungi oleh Unit Diyaksa Polres Prabumulih,” kata dia.
Diterangkan Nofrizal, format penilaian lomba pocil inipun meliputi kepemimpinan, ada penguasaan materi, penguasaan lapangan, hingga cara memberikan aba-aba. Bahkan, lanjutnya, dilombakan juga soal peraturaan baris-berbaris, yaitu sikap sempurna, hormat, istirahat di tempat, dan periksa kerapihan.
Selain itu, lanjut Nofrizal, format penilaian dalam berhitung, setengah lencang kanan dan kiri, lencang kanan dan kiri, hadap kanan, lencang depan, hadap kiri, hadap serong kanan, hadap serong kiri, balik kanan, balik kanan jalan di tempat, empat langkah kanan, dan empat langkah kiri juga dilakukan.
“Kemudian empat langkah ke depan, empat langkah ke belakang, langkah tegap, biasa, berlari, perlahan, tegap ke biasa, tiap dua kali banjar dua kali belok kanan, langkah biasa ke tegap, hormat kanan, buka tutup barisan, dan bubar jalan,” beber dia.
Lebih lanjut dijelaskan Kasat Lantas, dalam penilaian lainnya berupa 12 gerakan pengaturan lalu lintas itu meliputi, stop semua jurusan, stop arah tertentu, stop depan, stop belakang, stop depan dan belakang, menjalankan dari arah kanan, menjalankan dari arah kiri, menjalankan dari arah kanan dan kiri, perceepat kanan, percepat kiri, perlambat depan, dan perlambat belakang.
“Dinilai juga kecakapan Danton seperti penguasaan materi, penguasaan lapangan, dan cara memberi aba-aba. Selanjutnya ada variasi formasi, mulai dari tingkat kesulitan, kerapihan, kekompakan. Gerakan lain yang dinilai adalah soal koreografi, mulai dari tingkat kesulitan, keindahan, serta keselarasan dengan lagu,” tandasnya.

News Feed