oleh

Plin Plan, Delapan Saksi Ngaku tak Terima Uang

PALEMBANG – Sidang dugaan suap fee proyek di Dinas PU Muara Enim kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (3/11). Delapan saksi dihadirkan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI dalam sidang lanjutan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang menjerat dua terdakwa yakni mantan ketua DPRD Muara Enim Aries HB dan Plt Kadis PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi.

Kedelapan orang saksi yang dihadirkan diantaranya enam orang saksi mantan anggota DPRD Muara Enim Tjik Melan, Faizal Anwar, Elison, Willian Husin, Misran, serta Umam Fajri.

“Sementara yang masih aktif dua periode sebagai anggota DPRD ada dua orang yakni Ari Yoca Setiaji dan Ahmad Reo Kusuma,” kata JPU KPK M Riduan SH MH dibincangi sebelum sidang.

Riduan menambahkan, delapan saksi dihadirkan untuk diambil keterangan sebagaimana terlampir dalam dakwaan.

“Kita akan mencecar berbagai pertanyaan dalam kaitannya selain sebagai anggota DPRD yang aktif pada kala itu juga terkait adanya indikasi pemberian sejumlah uang kepada saksi-saksi yang dihadirkan saat ini sebagaimana yang terlampir didalam dakwaan,” ujarnya.

Pada persidangan sebelumnya perkara Ahmad Yani, Robby Okta Fahlevi, dan Elvin MZ Muchtar beberapa waktu lalu, kedelapan saksi tersebut tidak mengakui telah menerima sejumlah uang yang disangkakan.

“Kita lihat dan tunggu saja sidang hari ini, apakah tetap dengan keterangan yang sama tidak mengakui menerima sejumlah uang, atau sebaliknya dalam rangka mengungkap fakta baru dalam persidangan,” tandasnya. (fdl)

Komentar

News Feed