oleh

Pintar Melobi Anggaran dan Punya Prestasi

//Dipersilakan Ikut Lelang

PRABUMULIH – Tahun ini, satu pejabat bakal memasuki masa pensiun per-1 Juni ini. Disusul tahun depan menyusul 7-8 pejabat juga pensiun memasuki masa purna bakti.

Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, ingin pengganti pejabat pensiun tersebut merupakan PNS masih muda dan energik. Selain itu, berprestasi dan pintar melobi anggaran baik Provinsi ataupun Pemerintah pusat.

“Guna memasukan anggarannya ke Prabumulih, mendukung program pembangunan di Kota Nanas ini. Karena, anggaran kita kecil. Tetapi, pembangunan harus terus berjalan tanpa utang,” ujar Ridho, sapan akrabnya, belum lama ini.

Apalagi, kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu, untuk mendapatkan dana Pemerintah pusat. Harus bersaing dengan 512 kabupaten/kota se-Indonesia. “Kalau tidak pintar melobi, jelas anggaran tidak akan masuk ke Prabumulih. Di tambah punya prestasi dan muda, begitulah pejabat yang kita inginkan ada di Pemkot ini,” terang ayah tiga anak ini.

Sambungnya, PNS muda punya kompetensi dan lengkap persyaratan untuk mengikuti lelang jabatan nantinya dibuka dan dilakukan seleksi Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Iya, kita anjurkan ikuti proses lelang jabatan. Dan, kita berharap bisa mendapatkan yang terbaik pengganti pejabat pensiun tersebut,” ucap Politisi Partai Golkar ini.

Senada juga, dibenarkan Kepala BKPSDM, Benny Rizal SH MH. Tahun ini, Asisten III HM Rasyid SAg MM memasuki masa pensiun 1 Juli ini.

“Mungkin ada rotasi jabatan untuk mengisinya. Dan, juga telah dilakukan lelang jabatan Staff Ahli dan prosesnya masih berjalan. Sudah assement dan tes wawancara, tinggal menunggu hasil,” bebernya.

Sementara itu, akunya tahun depan ada sekitar 7-8 pejabat lagi memasuki masa pensiun. Diantaranya; Asisten II HM Yusuf Arni SPd MM, Kadisnaker Ir Bambang Sukaton, Kadis Perkim Bustomi SE MSi, Kasatpol PP Hartono SE MM, Kepala BPKAD H Jauhar Fahri Ak CA SE, Kadisdikbud Kusron SPd MSi, Kadis Pertanian Ir H Pribadi Roso Sarosa, dan lainnya.

“ABT ini kita lelang 4-5 jabatan, lalu di APBD Induk sisanya. Sehingga, jabatan tersebut segera terisi dan tidak lama ditinggal alias kosong,” tambahnya. (03)

Komentar

News Feed