oleh

Pilkades Kondusif, Tunggu Pelantikan

MARTAPURA – Pemilihan kepala desa (kades) yang digelar serentak di Kabupaten OKUT dipastikan berjalan sesuai jadwal. Meski dalam prosesnya ada ketidakpuasan calon. Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten OKUT Yuli Akman Rabu (30/1).

Ia mengatakan, dari 48 Pilkades, secara umum berjalan kondusif. “Ada yang tidak puas, itu sah-sah saja. Namanya demokrasi. Semua ada aturan hukumnya,” kata Yuli. Disebutkan, dari 48 Pilkades, 8 diantaranya memakai sistem e-Voting sementara 40 lainnya masih manual.

Yuli mengatakan, kades terpilih dari hasil Pilkades akan tetap dilantik. Kalupun nantinya ditemukan ada pelanggaran, maka akan diproses sesuai aturan. “Memang ada diantaranya yang memprotes hasil Pilkades. Tapi semua ada meknismenya,” ujar dia.

Ia menyadari, animo calon yang mendaftarkan diri sebagai calon pada Pilkades ini berbeda dari Pilkades sebelumnya, apalagi anggaran pemerintah yang dikucurkan ke desa sangat besar. Mencapai Rp1 miliar lebih. “Tapi intinya, semangat membangun untuk desa yang harus ditanamkan. Ini tujuan pemerintah, yakni mensejahterakan masyarakat desa,” terang Yuli.

Senada dikatakan Kepala Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kabupaten OKUT Fauzi Bakrie S.Sos. Ia mengatakan, secara umum Pilkades OKUT aman dan kondusif. Tidak ada kasus menonjol yang akan mengganggu ketertiban masyarakat. “Semua berjalan lancar. Namanya demokrasi, ada yang kurang puas itu biasa. Pastinya, semua tahapan harus sesuai aturan hukum yang ada,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati OKU Timur HM Kholid MD menyampaikan tetap menerima pengaduan dari masyarakat, namun proses administrasi tetap berjalan. “Semuanya tetap berjalan, baik proses administrasi maupun pengaduan. Dalam waktu 30 hari, tetap akan dilantik. Namun, bila ditemukan bisa diproses sesuai aturan dan hukum. Secara persentase Pilkades ini berhasil, karena aduan hanya tiga dari 48 desa,” ucapnya. (asa/awa/sg)

News Feed