oleh

Pilkada Serentak, Prajurit Jaga Netralitas

PRABUMULIH – Menyikapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Sumatera Selatan (Sumsel), Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto SSos menegaskan, agar prajurit di jajarannya untuk menjaga netralitasnya dalam Pilkada Serentak.
“Sudah jelas aturannya, prajurit tidak boleh berpolitik. Kalau mau berpoliti, harus mengundurkan diri dahulu dari institusi TNI. Jadi, kita tegaskan prajurit di lingkungan Kodam II/Sriwijaya harus netral. Termasuk Pilkada Serentak di Prabumulih,” ujar pria berpangkat jenderal bintang dua ini ketika diwawancarai awak media, usai Sertijab Danyonzipur 2/SG dari Letkol CZi Burhanuddin SE MSi kepada Mayor CZi Zamroni, kemarin (12/1) di Kesatrian Balakarta Mayonzipur 2/SG.
Putranto menegaskan, jika melanggar prajurit tersebut siap-siap sanksi. Lanjutnya, sanksi yang diberikan bisa ringan atau berat tergantung dengan pelanggaran yang dilakukan prajurit.
“Kita akan tindak tegas sesuai aturan, jika ada yang berani melanggar. Kalau, sikap prajurit TNI netral dalam Pilkada Serentak,” ucapnya.
Untuk pengamanan Pilkada Serentak, pihaknya juga di jajarannya telah berkoordinasi dengan para kapolda, kapolres hingga kapolsek. Pihaknya siap membackup atau menerjunkan personelnya, untuk membantu pengamanan tersebut.
“Sehingga, Pilkada Serentak bisa berjalan dengan lancar dan aman. Situasi di wilayah Kodam II/Sriwijaya tetap terjaga dan kondusif,” kata pria pecinta olahraga offroad ini.
Ia juga mengingatkan, supaya personel di jajarannya. Untuk tidak dekat-dekat yang namanya narkoba, sudah ada contoh prajurit yang dipecatnya. Lantaran, narkoba masuk dalam pelanggaran berat.
“Jangan coba-coba terlibat narkoba, prajurit kita akan kita pecat. Termasuk, personel kita di Prabumulih sudah ada yang kita berhentikan, karena terlibat narkoba,” tandasnya.
Dandim 0404/MPP, Letkol Inf Teadi Aulia Mula Uji SE mengingatkan, sesuai imbauan Pangdam II/Sriwijaya untuk menjaga netralitas dalam Pilkada Serentak. Sesuai ketentuan, TNI tidak punya hak dipilih dan memilih.
“Kalau melanggar, seperti kata Panglima harus siap kena sanksi tegas. Apalagi, sesuai Undang-Undang (UU) prajurit TNI tidak boleh berpolitik,” kata dia.
Lanjut Teadi, pihaknya juga sesuai instruksi Pangdam II/Sriwijaya siap membantu pelaksanaan penyelenggaraan Pilkada Serentak di wilayah teritorialnya.
“Akan kita terjunkan petugas, untuk memback pengamanan Pilkada Serentak. Apalagi di wilayah Kodim 0404/MPP, ada dua wilayah yang melaksanakan Pilkada Serentak yaitu Kabupaten Muara Enim dan Kota Prabumulih,” terangnya.
Sementara itu, Danyonzipur 2/SG, Mayor CZi Zamroni menegaskan, begitu pula di jajaran Yonzipur 2/SG. Semua prajuritnya diwanti-wanti, untuk menjaga netralitas dalam Pilkada Serentak di ‘Kota Nanas’ ini.
“Sebagai pimpinan baru di lingkungan Yonzipur 2/SG, kita ingatkan sesuai perintah Pangdam II/Sriwijaya netralitas Pilkada Serentak harus dijaga dan benar-benar dilaksanakan,” tukasnya. (06)

News Feed