oleh

Pihak Ketiga Angsur Temuan BPK

  • Terkait Retribusi Parkir RSUD

 PRABUMULIH – Retribusi parkir RSUD Prabumulih belakangan menjadi sorotan. Itu menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rp66 juta terkait retribusi tersebut.

“Kita sudah tindak lanjuti hasil temuan BPK tersebut. Memang benar adanya temuan tersebut,” ujar Kabid Keuangan dan Perbendaharaan RSUD, Hairuddin SE MSi Minggu (1/12).

Ia mengatakan, pihak ketiga dalam hal ini pengelola parkir RSUD telah menyetorkan uang retribusi temuan BPK tersebut. “Memang nilainya mencapai Rp 66 juta, temuan BPK soal parkiran RSUD. Pihak ketiga pengelola parkir sudah menyetorkan uang tersebut secara berangsur ke kas daerah (Kasda),” katanya.

Masih kata dia, tetapi ia belum tahu persis jumlah telah disetor pihak ketiga sejauh ini, sebagai pengembalian temuan BPK tersebut. “Kalau jumlah berapa banyak diangsur, belum tahu. Yang jelas, temuan BPK tersebut sudah kita respon,” kata dia.

Demikian pula, tegas Direktur RSUD, dr H Efrizal Syamsuddin MM, kalau temuan BPK tersebut sudah direspon. “Betul, memang ada temuan tetapi sudah kita tindaklanjuti. Pihak ketiga sebagai pengelola parkir, sudah menyetorkan uang ke kasda. Sebagai tindaklanjut temuan BPK itu,” bebernya.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), H Jauhar Fahri SE Ak CA dikonfirmasi menyebutkan, kalau temuan soal parkiran RSUD tersebut sudah ada tindaklanjutnya.  “Sudah ada setoran ke kasda, pengembalian temuan soal parkiran RSUD. Memang telah diangsur, soal besaran jumlahnya telah diangsur, harus dicek terlebih dahulu,” tambahnya.

Masih kata dia, 2018 Pemkot Prabumulih telah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Temuan-temuan BPK, kata dia, telah ditindaklanjuti. “Temuan BPK, sudah kita respon secara berangsur,” pungkasnya.

Informasinya tak hanya retribusi parkiran RSUD saja yang menjadi temuan BPK. Namun perjalanan dinas anggota DPRD Kota Prabumulih juga menjadi temuan BPK. (03)

 

Komentar

News Feed