oleh

PHL Diminta Mundur Jika Berpolitik

-Metropolis-19 views

PRABUMULIH – Sebanyak 3.900-an Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot), kembali melakukan perpanjangan Surat Keputusan (SK).

Perpanjangan SK PHL dilakukan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM bersama Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beny Rizal SH MH di Ruang Rapat Lantai 1, Selasa (1/11/2020).

Dalam kesempatan itu, Wako meminta PHL untuk tidak berpolitik. Jika ingin berpolitik kata dia, sebaiknya mengundurkan diri sebagai PHL.

“Kalau mau jadi PHL, bekerja dengan baik layani masyarakat sesuai dengan bidang kerjanya masing-masing,” tegas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Ayah tiga anak ini berpesan, agar para PHL ini bekerja dengan sebaik-baiknya. “Tingkatkan kerja, sebagai bentuk terima kasih kepada saya. Layani masyarakat yang menjadikan saya sebagai Wako itu sudah cukup,” terang Politisi Golkar ini.

Diakui pria asal Ogan Ilir (OI) ini, pihaknya telah berupaya memperjuangkan nasib para PHL, tetapi sejauh ini belum bisa mengadakan seleksi khusus CPNS PHL. Karena, terbentur aturan dari Kemen PAN dan RB. “Kita upayakan pelatihan bagi PHL, untuk mengikuti seleksi CPNS pada 2021. Supaya bisa lulus seleksi ke depannya, dan menjadi PNS,” bebernya.

Terpisah, Kepala BKPSDM, Beny Rizal SH MH mengungkapkan, sebanyak 3.900-an PHL SK-nya kembali diperpanjang. “Sebelumnya PHL Disdik, ini PHL RSUD dan Puskesmas tandatangan kontrak perpanjang SK-nya,” tukasnya.

Sesuai harapan Wako, kata dia, PHL harus mengabdi dengan baik dan jangan berpolitik. “Jangan ikut-ikutan politik, kalau tidak berhenti dari PHL. Biar fokus terjun di politik,” pungkasnya. (03)

 

Komentar

News Feed