oleh

Pesimis Raih Akreditasi A

MUARA DUA – Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Prabumulih, Sumartini SPd mengaku pesimis untuk mendapatkan nilai akreditasi sangat baik (A). Pasalnya beberapa komponen untuk meraih nilai dengan pradikat A di sekolah yang beralamat di Kelurahan Muara Dua ini masih ada yang belum terpenuhi, selain itu rentang nilai juga sudah sangat tinggi.

Menurut Sumar, nilai akreditasi MIN lima tahun lalu, jika dikonversikan saat ini nilainya termasuk C. Karena itu, meski tidak mencapai angka A, setidaknya ada peningkatan jumlah nilai dari tahun sebelumnya. “Dulu nilai kita tidak mencapai angka 80 sudah masuk B, Kalau dikonversikan saat ini nilainya C. Karena saat ini untuk mendapatkan nilai B itu minimal masuk dalam rentang nilai 81 hingga 90,”jelasnya.

Dengan jumlah nilai yang sangat tinggi tentunya akan sangat sulit untuk meraih nilai A, karena yang termasuk dalam nilai rentang 91 hingga 100 tersebut, suatu sekolah sudah memiliki tukang kebun sendiri, sopir sendiri, jaga malam dan perpustakaan yang memadai.

Sedangkan kondisi perpustakaan saja, di MIN Prabumulih saat ini masih perlu pembenahan administrasi. Karena beberapa administrasi kearsipan belum lengkap, Mulai dari buku tamu yang belum menjadi perhatian, tata letak buku hingga kartu pinjaman buku siswa yang belum terlalu menjadi perhatian.

“Meski pesimis untuk masuk dalam rentang nilai 91 keatas, namun kita sudah memiliki gambaran untuk Terus lakukan perbaikan agar kedepan Lebih baik. tentunya mengedepankan tertib administrasi Kedelapan standar pendidikan nasional yang ada,”bebernya.

Sebelum dilakukan visitasi akreditasi, bahkan MIN juga pernah mengalami kendala saat melakukan pengisian aplikasi Daftar Isian Akreditasi (DIA). Dimana dalam DIA minimal ada perbaikan standar sarana prasarana, standar Isi standar pendidikan dan tenaga kependidikan yang merupakan SPN yang sangat penting.

Dilihat perbandingan dari tahun lalu, jumlah siswa memang alami peningkatan, animo masyarakat terhadap Madrasah memang cukup tinggi. “Belum lagi kita menaklukkan penerimaan peserta didik baru dengan status bebas rayon, membuat makin tinggi jumlah pendaftar, namun ada kesalahan teknis dalam pengisian aplikasi di nya hingga mempengaruhi penilaian akreditasi kita,”akunya.

Lebih jauh wanita yang sebelumnya mengajar di MAN Prabumulih ini menegaskan, agar para guru di MIN mendokumentasikan Setiap kegiatan dan aktivitas belajar mengajar di sekolah karena hal tersebut akan menyumbang penilaian akreditasi sekolah. “Kesimpulan dari asesor meski sudah dilakukan namun harus didokumentasikan sebagai bukti. Kedepan motivasinya adalah, catat apa sudah dikerjakan dan kerjakanlah apa yang sudah dicatat,”tandasarnya.(05)

    Komentar

    News Feed