oleh

Peserta Lebih Kreatif dan Inovasi

-Metropolis-96 views

Selesai Jam 8 Malam

PRABUMULIH – Berbagai aksi peserta karnaval pembangunan berlangsung Sabtu (19/10) di depan Podium Kehormatan, benar-benar makin memukau dan menghibur para pejabat dan warga yang menyaksikan.

TERIMA : Mrs Stacy Graven dan suaminya menerima salah satu peserta karnaval pembangunan, Sabtu (19/10). Foto : Rian/PP

Mulai dari aksi drama, baris berbaris, drama, bela diri, dan lain-lainnya cukup membius, penonton menyaksikannya. Termasuk, Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM, Wakil Walikota (Wawako) H Andriansyah Fikri SH, Ketua DPRD Sutarno SE, muspida dan Kepala OPD dan lainnya.

Informasi dihimpun koran ini dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku penyelenggara, peserta ikut meramaikan karnaval berjumlah 87 peserta. Terdiri dari 21 barisan SLTP, 22 barisan SLTA, 15 barisan umum, 21 kendaraan hias dinas, dan 8 kendaraan hias umum.

Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, kalau Pemerintah kota (Pemkot) hanya memfasilitasi saja keinginan masyarakat dan memang karnaval pembangunan merupakan agenda tahunan di setiap HUT Kota.

“Kemarin saja, kita lambat sedikit waktunya. Biasanya 17 Agustus, dipindah di HUT Kota sudah banyak masyarakat bertanya-tanya. Kita hanya memenuhi keinginan masyarakat saja, akan terus kita selenggarakan. Termasuk, pameran pembangunan kita geser juga menjadi pertanyaan masyarakat,” ujar Ridho, sapaan akrabnya di sela-sela menonton karnaval, akhir minggu ini.

Hingga akhirnya, aku orang nomor satu di Kota Nanas ini, karnaval bisa terselenggara dengan baik dan menghibur serta memukau masyarakat.

“Dari tahun ke tahun, tampilan karnavalnya makin inovatif dan kreatif. Tahun ini saja, jumlahnya bertambah 10 peserta,” terang suami Ir Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Adanya, karnaval ini, aku ayah tiga anak ini, sangat membantunya dalam mensosialisasikan program Pemkot tengah dicanangkan. Seperti pembangunan PEM AKAMIGAS, gas kota, pembangunan masjid dan lainnya.

“Sosialisasi tersebut disampaikan sekolah-sekolah sebagai peserta karnaval lewat tampilan, atraksi, drama, dan lain-lain. Hal itu kita sambut positif,” jelasnya.

Menurutnya, hal itu harus terus dipertahankan. Semoga tahun depan, tampilan peserta karnaval ini lebih menarik lagi dan lebih kreatif lagi. “Termasuk juga, jumlah pesertanya makin banyak. Sehingga, banyak lagi atraksi-atraksi bisa disuguhkan dan menghibur masyarakat,” tukasnya.

Senada juga dikatakan Wawako, H Andriansyah Fikri SH. Kalau, karnaval pembangunan ini sudah menjadi salah satu ikon Bumi Seinggok Sepemunyian ini dari HUT Kota.

Harapannya, kata dia, temanya harus lebih kreatif dan inovatif dan terus dikembangkan. Apalagi, kata dia, ini merupakan hiburan gratis tahunan masyarakat.

“Tidak hanya masyarakat Prabumulih, tetapi juga masyarakat kabupaten tetangga. Sepertiganya; Muara Enim, PALI, dan OKU Induk,” terangnya.

Masih kata Fikri, sapaan akrabnya, patut dibanggakan karnaval kali ini disaksikan warga asing dari Amerika Serikat (AS) sengaja berkunjung ke Prabumulih mengikuti program US Fellow.

“Mrs Stacy Graven dan suaminya, nonton karnaval pembangunan bersama kita. Selain itu, warga juga sejak pagi hingga usai tidak henti-hentinya memadati jalanan menonton karnaval pembangunan tersebut,” jelasnya.

Pantauan koran ini, kemarin meski cukup memakan waktu atraksi peserta karnaval baik dari sekolah dan umum, tetapi cukup membius dan menghibur masyarakat.

Meski sempat hujan mengguyur di sore hari, tidak menyulutkan masyarakat menyaksikan karnaval pembangunan tersebut. Termasuk juga, Wako dan Wako tetap standbye hingga barisan terakhir kendaraan hias lewat mengakhir karnaval tersebut.

Andre (33), salah satu warga dibincangi koran ini di sela-sela karnaval mengatakan, tahun ini peserta karnaval memang makin kreatif dan inovatif.

“Apalagi, program unggulan Pemkot menjadi tema tampilan peserta karnaval. Termasuk, penggunaan pakaian daur ulang juga memeriahkan dan menyemarakkan karnaval tahun ini,” ucapnya.

Termasuk juga, joget tengah viral “Setan Apa Merasuki” juga menyemarakkan atraksi joged dipanggung kehormatan di depan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

“Tadi ada beberapa atraksi joget tiktok juga dipertontonkan dan sangat menghibur dan memukau. Termasuk, atraksi drumband dan juga silat,” tambahnya. (03)

Komentar

News Feed