oleh

Perusahaan Wajib Cairkan THR Paling Lambat H-7, Ini Penjelasan Kadisnaker…

PRABUMULIH – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mengingatkan perusahaan yang beroperasi di Kota Nanas ini, untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi hak karyawan paling lambat H-7.

Kepala Disnaker, Ir Bambang Sukaton menyebutkan, itu sudah aturan dan ketentuan. Setiap tahunnya, harus dipatuhi perusahaan di seluruh Indonesia. Termasuk, perusahaan di Kota Nanasi ini.

“Sesesuai ketentuan, paling lambat H-7 THR jadi hak karyawan wajib dicairkan. Kita akan segera menyurati seluruh perusahaan di kota ini, setelah suratnya ditandatangani Pak Wako,” ujar Bambang kepada koran ini di ruang kerjanya, Senin (20/5).

Akhir Mei mendatang, kata dia, Disnaker juga bakal membuat posko pengaduan THR. Pihaknya mengimbau, agar pekerja perusahaan tak sungkan melapor. Jika H-7, THR belum juga diterima.

“Segera laporkan, nantinya petugas yang berjaga sebanyak 5 orang di posko setiap harinya bakal memprosesnya. Perusahaan, tidak membayarkan THR sesuai ketentuan akan dipersulit ketika perpanjangan izinnya. Termasuk, izinnya tidak diperpanjang,” jelasnya.

Sambung Mantan Sekretaris Dinas Perumahan Pemukiman (Perkim), sesuai ketentuan pekerja diatas setahun menerima THR 1 bulan gaji full. Berupa, gaji pokok dan tunjangan. “Sedangkan, dibawah setahun menerima THR proporsional. 1/12 x gaji sebulan. Itu sudah menjadi aturan mainnya,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed