oleh

Perumahan Dewan Tak Terawat

-Metropolis-607 views

PRABUMULIH – Saat ini asset milik pemerintah kota yang terbengkalai jumlahnya makin banyak. Selain gedung serbaguna, kini rumah dinas dewan yang berada di jalan Jendral Sudirman Kelurahan Patih Galung, Prabumulih Barat juga terbengkalai.
Dari empat rumah yang ada di lokasi tersebut, saat ini diketahui hanya satu rumah yang masih ditempati oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) H Jauhar Fahri SE AK. Sementara tiga rumah lainnya diketahui tak lagi berpenghuni. Dua rumah di antaranya kini nyaris tertutupi ilalang. Komplek inipun diketahui sudah tak lagi dijaga petugas Sat Pol PP. Dan hasil pengamatan koran ini kemarin, hanya ada satu rumah yang lampunya terlihat masih menyala.
“Itu yang paling pinggir dekat jalan terakhir ditunggu pak Asri waktu (mantan) Sekda dulu, dan kemarin ada ada dua kepala dinas yang di tengah, tidak tau sekarang?” kata Yessi warga RT 2 RW 2 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat.
Menurutnya, meski rumah tersebut tidak ditempati ia berharap pemerintah kota (pemkot) tetap merawat komplek tersebut. Karena lingkungan yang kotor yang semerawut bukan hanya tak sedap dipandang tapi juga bisa menimbulkan penyakit dan bahaya lainnya.
“Sudah sering, dan terakhir beberapa malam lalu ada yang akan mencuri ke rumah. Tapi ketahuan. Dan mereka melompat larinya ke perumahan dewan. Karena disana gelap dan banyak semak. Harusnya memang ditunggu sehingga terawat dan terang tidak seperti sekarang gelap dipenuhi semak belukar,” keluhnya.
Kabag Umum Program dan Keuangan Zumrowi SKm MSi, yang sempat dibincangi menyampaikan memang perumahan tersebut saat ini tak ditempati oleh pimpinan DPRD. “Dulu waktu jaman pak Fikri (saat masih menjadi pimpinan DPRD) ditempati, dan memang terakhir ditunggu pak Asri dan ada kepala dinas. Tapi memang sekarang kondisinya tak lagi layak untuk ditempati sudah banyak kerusakan, kemudian juga kan pimpinan ada rumah sendiri,” ungkap Zumrowi.
Dituturkan Zumrowi, pihaknya bersama bidang aset pemerintah kota sudah pernah melakukan pengecekan dan pemeriksaan. “Dari situlah kita tau, kondisinya sudah banyak yang rusak. Kita cek kesana lihat kondisinya,” bebernya.
Sementara itu, Ketua DPRD H Ahmad Palo SE mengungkapkan meski memang perumahan tersebut milik pimpinan DPRD. Namun sebagai aset pemkot, perumahan tersebut bisa digunakan oleh pejabat dilingkungan pemkot.
“Kita tetap akan menggunakan rumah kita sendiri, tidak akan menempati rumah dinas silahkan digunakan oleh pemerintah kota karena itu aset milik pemkot. Dan karena memang aset pemkot tidak harus pimpinan dewan disana, dan karena kami tidak menggunakan fasilitas itu hal wajar dan boleh saja digunakan oleh pemkot,” jelasnya.
Sebab memang kata dia, dengan ditempati rumah tersebut tidak terbengkalai. “Sehingga lebih terawat, dan kalau ada kerusakan kita dukung untuk diperbaiki dan ditempati sehingga ada peruntukannya,” tukasnya. (08)

News Feed