oleh

Pertanyakan Kualitas Reklame

-Metropolis-62 views
  • Palo: Harusnya Spek yang Dibikin sudah Diperhitungkan

PRABUMULIH – Reklame yang rusak akibat angin kencang Senin (20/7/2020), menjadi sorotan dan disayangkan oleh sejumlah pihak.

Apalagi, reklame yang belum genap satu tahun dibangun itu sudah beberapa kali mengalami kerusakan. Karena itulah, banyak yang menilai pengerjaan proyek reklame dari dana APBD senilai Rp 1,8 M tak mengutamakan kualitas.

“Kalau sudah berulang bisa jadi kemungkinan akibat kualitas yang tidak sesuai spek. Tapi terakhir kemarin karena faktor alam, tapi seharusnya spek yang dibikin sudah diperhitungkan buktinya yang lama tidak roboh,” kritik Wakil Ketua DPRD H Ahmad Palo SE dibincangi, Selasa (21/7/2020).

CAPTION : Wakil Ketua DPRD H Ahmad Palo SE

Menurut Palo, faktor alam memang terkadang tak bisa dihindari. Namun, bila sudah sering terjadi dengan tempat yang sama tentu menimbulkan pertanyaan. “Ini sudah beberapa kali rusak, sangat disayangkan. Apakah kualitasnya yang tidak sesuai spek?,” ujar Palo.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga menyayangkan, lemahnya pengawasan saat pembangunan reklame. Karena itulah menurutnya perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja kontraktor yang membangun reklame.

“Kita harus evaluasi terhadap kontraktor yang melaksanakan pekerjaan ini. Apakah sudah sesuai spek atau belum. Kalau sesuai spek artinyakan faktor alam karena kemarin memang angin kencang,” terangnya.

Nah, terkait kerusakan itu DPRD lanjut dia akan memanggil OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. “Mereka akan kita panggil dan nanti akan kita bahas juga dalam rapat banggar,” ungkapnya.

Lalu disinggung apakah, reklame tersebut diminta untuk diperbaiki atau dilepas lantaran dikhawatirkan kejadian serupa kembali terjadi. Menurut suami Hj Rusni SH ini, kerusakan harus dilakukan perbaikan. “Kalau masih masa pemelihaaran kita minta diperbiaki karena itu satu paket pekerjaan,” tukasnya.

Sekertaris Komisi III Evi Susanti SE, juga menyayangkan reklame yang beberapa kali mengalami kerusakan. Anggota Fraksi PPP ini juga meminta agar perbaikan segera dilakukan. “Kerusakan tidak bisa dibiarkan dan menunggu, harus segera dilakukan perbaikan sebelum ada korban. Ini sangat membahayakan,” tegas istri dari Eko Besi ini.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), H Beni Akbari ST MM ketika dikonfirmasi mengungkapkan kalau pihaknya sudah memanggil pihak ketiga yang membangun reklame tersebut.

“Kita sudah panggil pihak ketiga, rencana hari ini (kemarin, red) pegawainya telah melakukan perbaikan papan reklame rusak karena angin puting beliung Senin sore,” ujarnya, Selasa (21/7/2020).

Bukan tanpa alasan, ia memanggil pihak ketiga. Pasalnya, kerusakan papan reklame itu tetap menjadi tanggung jawab pihak ketiga. “Karena, masih dalam masa pemeliharaan proyek. Jelas, kerusakan baik faktor alam dan lainnya tetap tanggung jawabnya,” jelasnya.

Masih kata dia, setia proyek pembangunan dilaksanakan harus sesuai RAB. Dan, ada PPTK selaku pengawas memastikan proyek sesuai aturan dan ketentuan. “Masalah kualitas, pihak ketiga selalu kita ingatkan. Dan diawasi PPTK,” tambahnya.

Terpisah, pihak ketiga, Imran dikonfirmasi juga menyampaikan, kalau perbaikan papan reklame rusak karena angin puting beliung telah diperbaiki.

“Sudah kita turunkan petugas untuk memperbaiki papan reklame rusak  karena angin beliung tersebut. Kemungkinan, perbaikannya memakan waktu 2-3 hari,” akunya.

Ditegaskannya, papan reklame rusak tersebut karena faktor alam. Dan, bukan karena faktor lainnya. “Begitu mendapatkan informasi, kerusakan jelas langsung diperbaiki. Karena, memang masih tanggung jawab kita dan masuk masa pemeliharaan,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Senin (20/7/2020) sekitar pukul 14.30 WIB satu dari 15 reklame yang dibangun dengan anggaran Rp 1,8 M ini nyaris terbelah 2, saat angin kencang disertai hujan.

Beruntung, reklame tersebut hanya bengkok dan terlipat akibat didorong angin. Sehingga tak membahayakan pengendara yang melintas jalan Sudirman. (08/03)

 

Komentar

News Feed