oleh

Pertamina Berikan Peradaban Baru untuk Kota Prabumulih

-Metropolis-146 views

PRABUMULIH – Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan Pertamina yang ada di kota Prabumulih, memberikan peran penting terhadap perubahan dan kemajuan kota Prabumulih.

Betapa tidak, dengan adanya Pertamina di kota nanas ini, bukan hanya memberikan sumbangsih terhadap kemajuan Kota Prabumulih secara umum, namun juga terasa oleh seluruh warga Kota Prabumulih. Dengan jumlah dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang jumlahnya tidak sedikit dari penghasilan Pertamina EP Asset 2 kota Prabumulih, terus dikucurkan untuk membuat peradaban baru terhadap semua aspek kehidupan di kota Prabumulih.

Mulai dari bidang Pendidikan, kesejahteraan masyarakat, Pertanian, hingga fasilitas umum dan tempat tinggal untuk warga yang memiliki rumah tidak layak huni di kota Prabumulih, semuanya tak lepas dari partisipasi Pertamina yang ada kota Prabumulih.

Hal tersebut terus alami peningkatan seiring dengan meningkatnya jumlah produksi gas dan minyak yang dikelola oleh Pertamina EP Asset 2 kota Prabumulih dan Limau Field bahkan Pertamina Gas.

Beberapa hal yang dihimpun mengenai partisipasi Pertamina EP Asset II Prabumulih Field terhadap dunia Pendidikan pada 5 tahun terakhir, yaitu Jumlah penerima beasiswa dari pertamina juga terus alami peningkatan, meskipun sempat menurun dari 10 orang di tahun 2015 menjadi 8 orang di tahun 2016 dan 4 orang ditahun 2017, namun pada tahun 2018 dan 2019 jumlah penerima beasiswa kembali bertambah menjadi 6 orang 9 orang ditahun 2019.

Bahkan Kota Prabumulih juga sebentar lagi akan memiliki Pendidikan Tinggi khusus untuk penjaringan dan meningkatkan sumber daya manusia di bidang keahlian perminyakan dan gas (migas) untuk dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan migas di Kota Prabumulih, yaitu Akademi minyak dan gas (Akamigas) secara mandiri yang mendirikan kampus di kota Prabumulih. Sehingga para warga kota Prabumulih dan sekitar kota Prabumulih, yang selama ini harus kuliah ke Palembang dan ke Kampus Cepu, namun pada tahun 2020 mendatang bisa melaksanakan proses perkuliahan di kota Prabumulih.

Hal ini tentunya tak lepas dari keberadaan pertamina yang ada di kota prabumulih yang menjadikan kota Prabumulih terus maju dan berkembang pesat dari semua aspek perekonomian dan pendidikan.

“Kita terus berupaya memberikan solusi untuk masyarakat kota Prabumulih yang selama ini harus kuliah ke Cepu. Namun kita berikan solusinya untuk meringankan biaya pendidikan agar dapat kuliah pada bidang Migas di dalam kota Prabumulih,” kata Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM.

Untuk kesejahteraan masyarakat, kota Prabumulih bekerjasama dengan Pertamina gas sudah bekerjasama untuk mengantarkan Kota Prabumulih menjadi kota percontohan untuk gas Kota pertama di Indonesia. pada tahun 2016 lalu, ditinjau langsung oleh Direktur Jenderal Minyak dan gas Bumi Kementrian Energi dan Sumber daya Mineral (ESD) IGN Wiratmaja Puja.

Kemudian tahun 2018 ada target tambah 6. 000 sambungkan hingga pada akhirnya 87% warga kota Prabumulih sudah menggunakan gas alam, menuju city gas full 100% ditahun 2020.

Para bulan maret 2019 lalu, Menteri ESDM Ignatius Jonan meresmikan tambahan jaringan gas (Jargas) sebanyak 6.018 Sambungan Rumah (SR).

Diketahui pengembangan jargas di Kota Prabumulih dimulai tahun 2012 (4.650 SR), tahun 2016 (32.000 SR) dan terakhir di tahun 2018 (6.018 SR). Sehingga kini total jaringan gas rumah tangga di Kota Prabumulih sebesar 42.668 SR.

Selain dari dana anggaran pendapatan belanja negara (APBN), PT Pertamina (Persero) pada tahun 2016 juga telah membangun 2.000 SR di Kota Prabumulih dengan dana investasinya. “Sumber gas untuk aliran gas diperoleh dari Sumur PT Pertamina EP Asset II sebesar 1,1 MMSCFD, katanya saat itu seraya mengatakan nilai Investasi dari pembangunan jargas di Prabumulih mencapai Rp190,3 miliar.

Kementerian ESDM menugaskan PT Pertamina (Persero) melalui afiliasinya PT Pertamina Gas dan PT Pertagas Niaga untuk mengoperasikan dan mengembangan jargas di Prabumulih.

Provinsi Sumatera Selatan sendiri sampai akhir tahun 2018 telah dibangun jargas sebanyak 75.952 SR. Selain di Prabumulih, pembangunan tersebut tersebar di Kabupaten Musi Rawas, Kota Palembang, Kab. Ogan Komering Ilir, Kab. Musi Banyuasin, Kab. Muara Enim dan Kab. Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

lagi-lagi hal ini tak lepas dari peran penting keberadaan Pertamina yang ada di kota Prabumulih sebagai penopang dan penggerak perekonomian masyarakat kota Prabumulih.

Korelasi antara keberadaan Pertamina di kota Prabumulih, terhadap eksistensi Kota Prabumulih hingga kancah Nasional juga terus menjadi kiprah para kepemimpinan suatu daerah untuk belajar ke Kota Prabumulih yang sukses menggandeng Pertamina memberikan kontribusi banyak terhadap segala hal.

“Saat ini pengelolaan jaringan gas diserahkan kepada perusahaan daerah yaitu petro prabu, sebagai pihak ketiga dalam pengelolaan aset ini. kita berharap dapat memenuhi kebutuhan warga Kota Prabumulih dalam kehidupan sehari-hari,” kata ayah tiga anak ini.

Sementara untuk rumah tak layak huni, di Kota Prabumulih juga masih banyak dijumpai. namun berkat kerjasama antara pemerintah kota prabumulih dan Pertamina EP Asset 2 Kota Prabumulih, kini setidaknya sebanyak puluhan rumah tak layak huni mulai di rehab bahkan dibangunkan baru menggunakan dana CSR Pertamina Asset 2 kota prabumulih.

2015 sebanyak 6 unit rumah, tahun 2016 ada 5 rumah, tahun 2017 meningkat menjadi 12 rumah,
Ditahun 2018 ada 8 rumah dan tahun 2019 ini baru 3 rumah. Direncanakan akan terus bertambah sesuai kemampuan pihak Pertamina.

Diketahui saat ini di kota prabumulih ada sebanyak 522 sumur yang masih produktif untuk menghasilkan minyak dan kagak dengan periode setiap 5 tahun terakhir selalu mengalami perubahan.

“jumlah sumur secara umum masih berjumlah 522 namun dari jumlah tersebut ada yang masih produktif dan ada juga yang mengalami kekeringan. meski begitu kita tidak mengurangi jumlah dana CSR untuk kemaslahatan masyarakat sekitar area keberadaan pertamina ep acer dua kota prabumulih,”kata Atika Rusy, Government Relations Analyst Pertamina ep Asset II Kota Prabumulih.

Untuk terus berbuat lebih banyak lagi terhadap peradaban Kota Prabumulih, pihak Pertamina terus menargetkan jumlah produksi mulai dari produksi minyak mauphn gas yang terus alami perubahan. Tahùn 2015, target minyak 21,66 MBOPD, realisasi minyak 18,97 MBOPD, target gas 471,47 MMSCFD, realisasi gas 457,76 MMSCFD

Tahun 2016, target minyak 18,88 MBOPD dan realisasi minyak 17,06 MBOPD. target gas 443,71 MMSCFD, realisasi gas 432,20 MMDCFD. Pada tahun 2017 target minyak 17,82 MBOPD, realisasi minyak 17,39 MBOPD. Target gas 420,43 MMSCFDan realisasi gas leih tinggi dari yang ditargetkan yaitu 433,90 MMSCFD.

Pada tahun 2018, target minyak 17,90 MBOPD, realisasi minyak 17,06 MBOPD, target gas 399,83 MMSCFD dan realisasi gas jauh lebih banyak yaitu 429,54 MMSCFD. Pada tahun 2019 target minyak 16,58 MBOPD, realisasi minyak semester 1 17,44 MBOPD target gas 390 MMSCFD dan realisasi gas semester 1 399 MMSCFD.

Dari jumlah data yang dihimpun Dari Pertamina EP asset 2 Kota Prabumulih realisasi pencapaian rata-rata melebihi jumlah yang ditargetkan. Hal ini Tentunya merupakan prestasi yang patut diacungi jempol atas kinerja Pertamina EP asset 2 Kota Prabumulih yang terus berkontribusi memajukan Kota Prabumulih sebagai Kota Migas. (05)

Komentar

News Feed