oleh

Periode Kedua, Tambah Tujuh Program Lagi

-Metropolis-54 views

Sebelas Program Sukses Periode Pertama

PRABUMULIH – Pasangan Ridho-Fikri sukses menjalankan 11 program di periode pertama mereka. Itu dibuktikan hasil survey kepuasan masyarakat diatas 94 persen. Diantaranya; program bedah rumah, penolakan tambang batubara, gas rumah tangga, isbat nikah, dan lainnya.

Pada periode kedua ini, Ridho menambahnya kembali dengan tujuh program baru. Seperti; pendirian PEM AKAMIGAS, tak lama lagi pada awal Januari 2020 akan segera direalisasikan.

“Fokus program kita, tetap pembangunan memajukan kota dan mensejahterakan masyarakatnya. Sebelas Program tersebut akan terus kita lanjutkan, dan kita tambah tujuh program lagi,” ujarnya di sela-sela rapat Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD, Kamis (17/10).

Lalu, kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu, program selanjutnya pembangunan fly over sekarang ini masih terus diupayakan. Selanjutnya, peleberan jalan negara (Air Mancur hingga Perbatasan Pangkul).

“Kemudian, penyelesaian jalan lingkar (Jalan Negara). Pembangunan lapas produktif terbesar di Indonesia, pembangunan rumah komunitas, dan program 100 persen tanah bersertifikat,” jelasnya.

Orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian ini menegaskan, kalau profesi warga Prabumulih merupakan petani. Khususnya, petani karet, dan lainnya. Dan, bukan masalah tambang.

“Izin pertambangan kan sekarang ini di Pemerintah Provinsi (Pemprov), kita minta izin tambang jangan dikeluarkan,” harapnya.

Sambungnya, sengaja meninggalkan asset batubara untuk anak cucu. Sehingga, di kelola dengan bijak di masa akan datang atau masa depan.

“Kalau sekarang, penambangan batubara menyebabkan kerusakan alam. Makanya, kita menolak tegas,” tegasnya.

Selanjutnya, ayah tiga anak ini sangat mendukung program pengentasan kemiskinan satu digit dicanangkan Pemprov.

“Kita optimis, angka kemiskinan satu digit bisa tercapai. Selama ini, sejumlah program sudah dilaksanakan dan berjalan,” tukasnya.

Terpisah, Gubernur Sumsel, H Herman Deru SH MM mengatakan, kalau kota merupakan etalase provinsi. Ucapnya, di Sumsel ada empat kota. Yaitu, Prabumulih, Palembang, Lubuk Linggau, dan Pagaralam.

“Sebagai etalase provinsi, sudah selayaknya kota dijaga. Etalase tersebut, kita jaga dari berbagai aspek,” terang Deru.

Ungkapnya, aspek tersebut meliputi; pelayanan, pembangunan, dan lainnya.

“Masalah kemiskinan, untuk mengejar satu digit. Harus satu data, antara Pemprov dan Kabupaten/Kota. Angka kemiskinan satu digit, memang menjadi target kita pertahunnya,” jelasnya.

Pesannya, pembangunan tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian. Tetapi, juga harus ada dukungan dan partisipasi masyarakat.

“Dengan itu, kita yakin pembangunan di kota ini berjalan sebagaimana mestinya. Kita berupaya menurunkan biaya hidup relatif masih tinggi, tidak hanya menyediakan infrastruktur saja. Tetapi, juga ketersediaan barang, dan lainnya,” terangnya.

Nah, diusia yang ke-18 HD menuturkan, kota Prabumulih sudah masuk usia milenial. Karena itulah, diusia ke-18 haruslah kreatif dengan mengikuti perkembangan jaman salah satunya perkembangan teknologi. “Umur 18 tahun nih anak muda tentu harus kreatif membuat bahagia warganyadan jangan jadul. Artinya jangan tertinggal dengan IT. Kita sudah serba digital jadi sikap juha jangan jadul lagi. Jangan selalu minta dilayani to sekarang tentu kita yg melayani mengubah mainset. Jadi kita harus energik kan usianya usia milenial toh,” tukasnya. (03/08)

Siap Dukung Wujudkan Clean and Good Goverment

Ketua DPRD , Sutarno SE menyampaikan lembaga DPRD siap mendukung program pemerintah. Diantaranya pembangunan Akamigas, Lapas terbesar se-Sumsel, Flyover dan banyak pembangunan proyek lain. “Di Ultah Prabumulih ini, kami seluruh pimpinan berterimakasih dengan seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Selain mengajak masyarakat menyemarakkan HUT Kota, pihaknya juga akan mengawal pelaksanaan Porprov. “Prabu sebagai tuan rumah tentunya DPRD kota Prabumulih akan mengawal sehingga sukses dalam pelaksanaannya,” terangnya.

Wakil Ketua DPRD H Ahmad Palo SE menambahkan, diusi yang ke-18 pihaknya berharap Prabumulih jauh lebih maju. Apalagi usia 18 merupakan usia yang cukup matang.

Lembaga DPRD kata Palo, tentu akan mendukung program pemerintah kota. “Pada prinsipnya DPRD kota prabumulih sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat insya allah kami mendukung. Dan kami juga perlu dukungan dari masyarakat tidak akan baik. Kedepan apa yang diharapkan menciptakan clean and good goverment sebagai lembaga kontrol kami akan memfungsikan itu,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed