oleh

Penjual Pot dan Tanaman Hias Ketiban Berkah

-Kecamatan-116 views

PRABUMULIH – Sejak Covid-19 mebawah, penjual pot kembang, tanaman hias serta bibit buah di Kota Prabumulih ketiban berkah.

Penjualan pot misalnya, tak hanya pot plastik permintaan pot semen mengalami peningkatan drastis.

Andre salah satu pengrajin pot semen di Jalan Sudirman Kelurahan Patih Galung menuturkan, dalam satu hari sekitar 150 pot semen terjual. “Paling lama 2 hari, pot semen yang kami cetak habis ludes dibeli,” kata Andre yang mengaku harga pot mulai dari Rp 10 ribu – Rp 85 ribu.

Ia menuturkan, ada sekitar 5 pegawai dengan perhari rata-rata mencetak 30 pot kembang. “Ramelah pokoknya, sudah 3 bulanan ini sejak corona,” bebernya.

Selain pot kata dia, tanaman kembang juga laris manis. Kembang yang paling diburu kata dia yakni Aglonema, dan anggrek. “Harganya lumayan, karena kana sekarang banyak yang beli,” ucapnya.

Senada disampai Darmansyah, agen kembang dan bibit buah menuturkan jika sebelum covid 19 dirinya 2 kali dalam sebulan memesan kembang dan bibit buah-buahan dari petani di Kota Bogor dan Kota Lampung sekarang menjadi 4 kali dalam satu bulannya. “Itupun masih sering kehabisan stok, karena banyak yang beli,” tuturnya.

Ia menambahkan, akibat tingginya permintaan harga kembang khususnya aglonema  mengalami kenaikan. “Aglonema untuk jenis tertentu yang dulunya dijual seharga Rp150 ribu-Rp200 ribu sekarang naik menjadi Rp300 ribu sampai Rp500 ribu,” terangnya mengatakan untuk bibit buah-buahan yang paling dicari yaitu bibit jeruk, lengkeng dan durian.

Nah, selain penjualan pot, kembang dan bibit tanaman yang laris manis. Penjualan pupuk dan tanah juga naik drastis.

Fajar agen pupuk dan tanah hitam mengaku, tanah hitam paling banyak diburu oleh masyarakat yang bercocok tanam selama pandemi. “Kalaupun barang masuk itu hanya bertahan 1 hari, yang beli juga kadang borong,” imbuhnya.

Ia mengakui, saat ini masyarakat mulai rajin bercocok tanam dibanding sebelum covid-19 melanda. “Ada sisi positif dari corona, warga makin kreatif lebih peduli lingkungan dengan bercocok tanam,” tukas pemilik usaha Fajar Aquatik yang berlamat di Jalan Padat Karya ini.(08)

 

Komentar

News Feed