oleh

Pengisian Blangko Ijazah Tak Boleh Salah

PRABUMULIH – Bidang Pembinaan SD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih sosialisasikan tata cara pengisian blangko ijazah, kepada para Kepala Sekolah SD se Kota Prabumulih di aula Disdikbud Selasa (9/7).

Kepala Bidang Pembinaan SD, Riduan SPd MSi melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian, Witomo Atmojo SPd dalam penyampaian sosialisasi sebagai narasumber mengingatkan agar para Kepala Sekolah (Kepsek) jangan sampai salah isi blangko ijazah, karena selain jumlah blangko sangat terbatas dampak kedepan juga sangat berbahaya.

“Memang efeknya belum terasa dalam waktu dekat, karena siswa masih sekolah lanjutan tingkat menengah. Namun dimasa depan saat anak didik kita akan bekerja atau kebutuhan apa saja yang membutuhkan ijazah saat di cek ada kesalahan kan ribet urusannya,”jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar para pengisi ijazah Jangan sampai salah letak. Seperti pengisian nilai rata rata raport itu posisinya di sebelah kiri, sedangkan sebelah kanan adalah nilai-nilai ujian sekolah. “Sekali lagi kami ingatkan, Karena blanko kita terbatas dan proses perbaikan dimasa depan sangat ribet jadi kita sama sama berupaya agar tidak terjadi kesalahan. Jika memang masih ada yang belum faham silahkan koordinasi ke kita,”ujarnya menawarkan.

Beberapa hal yang disampaikan dalam pengisian ijazah adalah nomor seri ijazah harus diperhatikan. Dalam nomor seri tersebut terdapat tahun pembuatan ijazah, kode provinsi, kode Sekolah Dasar dan kode kurikulum yang digunakan suatu sekolah.

“Nah Didalam pengisian ijazah juga tidak ada penulisan komah, karena itu jika nilai siswa ada komah maka harus dibulatkan,”beber pria yang pernah menjabat Kepala Sekolah di salah satu SD di Gumawang Kabupaten Muara Enim ini.

Diketahui Pelaksanaan sosialisasi pengisian ijazah dipandu oleh Staff Kasi Kurikulum dan penilaian, Aprianto SPd didampingi oleh para staff lainnya untuk mengingatkan kembali tata cara pengisian blangko ijazah agar tidak mengalami kesalahan.

“Sebenarnya tidak jauh beda dengan pengisian tahun lalu. Hanya saja tahun ini disepakati untuk pengisian tanggal lahir siswa jika dibawah tanggal 10, tidak boleh menambahkan angka nol dibelakang angka 1 sampai 9 seperti tahun tahun sebelumnya. Untuk yang lainnya rata rata sama seperti tahun lalu, pihak Disdikbud mengingatkan kembali agar kita tidak melakukan kesalahan,”kata salah seorang peserta sosialisasi Pengisian Blanko Ijazah dari SDN 43.(05)

Komentar

News Feed