oleh

Penghuni Taman Tunggu Kecik Ditenggat Sebulan

PRABUMULIH – Wali Kota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM benar-benar berang dengan ulah penghuni Taman Tunggu Kecil yang tidak memanfaatkan toko yang telah dibangun oleh Pemerintah kota (Pemkot).

Apalagi, dirinya mendengar isu santer kalau toko tersebut adanya praktek jual beli sewa pada toko yang dibangun menggunakan dana miliar dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Ridho menegaskan, pihaknya memberikan tenggat waktu sebulan lagi. Penyewa toko yang untuk segera menempati toko di Taman Tugu Kecil tersebut, jika tidak juga ditempati ia mengancam akan memutus kontraknya.

“Kita inginkan agar Taman Tugu Kecil tersebut ramai, untuk fasilitas hiburan bagi masyarakat. Makanya, kita minta agar penyewa yang sebelumnya telah digratiskan. Untuk segera menempati, dan memanfaatkannya,” kata orang nomor satu di kota ini, kemarin (6/4).

“Kalau tidak juga ditempati, akan segera kita putus kontraknya,” tambahnya.

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu mengatakan, untuk meramaikan, Taman Tugu Kecil tersebut tahap awalnya setiap minggunya pihaknya akan menyiapkan organ sebagai sarana hiburan warga yang berkunjung ke lokasi tersebut.

“Ini bentuk keseriusan kita, agar Taman Tugu Kecil menjadi tempat hiburan bagi masyarakat. Biar ramai dan toko di lokasi tersebut, memang benar-benar dimanfaatkan oleh penyewanya,” ujarnya.

Pihaknya sendiri, telah meminta pihak Kecamatan Prabumulih Timur dan juga Bagian Hukum untuk menurunkan tim, untuk mengecek kembali ke lapangan. Benar atau tidaknya soal isu jual beli sewa toko di Taman Tugu Kecil, dan juga pemanfaatan sarana prasarana yang telah disediakan.

“Kita minta pihak kecamatan dan Bagian Hukum, untuk memverifikasi kembali data penyewa toko di Taman Tugu Kecil tersebut. Agar benar-benar memanfaatkan, sarana prasarana yang ada,” tambahnya.

Camat Prabumulih Timur, A Fauzan Akmal SSTP dibincangi terpisah, pihaknya akan segera merespon permintaan Wako soal pemanfaatan toko yang ada di Taman Tugu Kecil.

“Kita keluarkan surat edaran, agar toko-toko yang ada di Taman Tugu Kecil segera dimanfaatkan. Kalau tidak juga, sesuai perkataan Pak Wako. Akan diputus kontrak, dan dialihkan kepada yang lain,” tandasnya.

Soal adanya isu jual beli sewa toko tersebut, pihaknya akan segera menyelidikinya. Menurutnya, sudah jelas dan disosialisasikan kalau toko-toko tersebut tidak boleh diperjual belikan dan dioveralih sewa.

“Toko itukan yang bangun Pemkot, sehingga tidak boleh dioveralihkan sewanya apalagi diperjual belikan,” bebernya.

Sementara itu, salah satu pedagang di lokasi tersebut mengungkapkan dari 12 toko yang ada paling banyak 2-3 toko yang buka setiap harinya alias benar-benar dimanfaatkan.

“Bahkan, oleh pemiliknyo ado disewake ke wong lain. Kareno, pas dibuka di sinikan masih sepi. Contoh ruko di sebelahnya ini, informasi yang kito dapat lah disewoke wong lain,” jelasnya sambil meminta namanya tidak disebutkan. (06)

News Feed