oleh

Penghuni Kost Ditemukan Meninggal

-Ringkus-244 views

PRABUMULIH – Warga Jalan Cendrawasih RT 06/RW 06 tepatnya di sekitar Bedeng Ko Awing Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur Sabtu (18/5) kemarin mendadak heboh.

Pasalnya, Fransen (38), warga Jalan Angkatan 45 Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur yang baru menetap sekitar dua minggu di Bedeng Ko Awing ditemukan meninggal dan terbujur kaku di depan kamar kostan nomor tiga.

Kejadian pertama kali diketahui tetangga korban, Mahdin (29). Yang curiga, lampu depan rumah korban masih menyala dan korban tidak keluar menjemur pakaian.

“Biasonyo, dio nih galak keluar jemur pakaian dan lampu depan rumahnyo mati kalo dio ado,” ujarnya kepada koran ini.

Mahdin, sempat memanggil korban. Tetapi, tidak ada sahutan dari korban sehingga membuat korban curiga. “Memang dio (korban, red) sakit paru-paru basah, terakhir ketemu lima hari yang lalu. Sempat lima hari lalu, korban sempat minta keroki samo aku. Dio pesen minta liati, kato dio tibo-tibo mati ngejut,” ceritanya.

Makanya, sudah tiga hari tidak keluar. Ia pun curiga, kondisi korban dan tidak menyangka sudah meninggal ditemukan tergeletak di depan kamar kostan korban.

“Mengetahui korban tidak keluar, langsung mengabari tuan bedeng. Lalu, tuan bedeng menelpon keluarganya. Memang, korban tinggal sendirian di kostan tersebut. Korban, agak sedikit tertutup orangnya,” akunya.

Setelah itu, keluarga korban meminta orang untuk membuka pintu rumah korban. Saat pintu didobrak, benar kecurigaan Madhin. Korban sudah tergeletak dan terkapar di depan kamar kostannya dalam kondisi kaku dan meninggal dunia.

“Setelah itu, dilaporkan Ketua RT. Dan, datang Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Senada juga, dibenarkan Yuli (43), tetangga lain korban. Ia membenarkan, kalau korban baru dua minggu tinggal di kostan Ko Awing. “Iyo, galak teliat dio keluar rumah jemur pakaian,” ucapnya.

Diakuinya, tetangga barunya tersebut dikenal tertutup dan sedikit pendiam. Diakuinya, memang akrab dengan Mahdin, tetangga sebelahnya. “Pernah kita lewat depan rumahnya, korban cuek tidak menegur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 06 / RW 05, M Nasir menerangkan, ketika mendapat kabar dirinya tengah berada di Kelurahan Wonosari di tempat anak mantunya. “Kito dapat laporan, ado wong ngontrak di Bedeng Ko Awing lah tigo hari dak keluar,” akunya.

Informasi tersebut, didapat dari tetangganya dan lansung didobrak pintu rumahnya. Setelah di suruh ayuknya, untuk mengetahui kondisi korban. Pas dibuka, memang ditemukan korban terkapar. Dan, terlentang di depan kamar kostannya. “Setelah itu, dikabari Banbinsa dan Bhabinkamtibmas. Selanjutnya, polisi datang ke kostan korban,” tukasnya.

Rudi (43), ipar korban dibincangi terpisah, juga menyebutkan, kalau korban mengalami sakit tersebut sekitar satu bulan. “Kito dak nyangko, kalau jadi mak ini. Baru duo minggu pindah dan nempati kostan ini,” bebernya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hendra Jaya membenarkan kejadian tersebut.

“Kita dapat laporan dari warga, ada penemuan sesosok mayat di dalam kostan. Belakangan diketahui bernama Fransen, duda yang baru pindah dua minggu,” terangnya.

Ucapnya, petugas Polres Prabumulih sendiri telah melakukan olah TKP. Di kostan, korban sebagai tempat ditemukannya korban tergeletak dalam keadaan meninggal. “TKP sudah kita police line, untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan,” sebutnya.

Hasil pemeriksaan tim medis setelah dibawa ke RSUD, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. “Korban diduga meninggal, karena sakit paru-paru basah yang telah cukup lama dideritanya,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed