oleh

Penerbitan Perizinan Makin Cepat dengan TTE

-Kecamatan-12 views

PRABUMULIH – Sejak tahun 2019, pelayanan di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Prabumulih sudah menggunakan sistem OSS (Online Single Submission).

Kepala DPMPTSP Zahedi SPd MM menuturkan, dengan sistem sehingga mempermudah warga yang ingin mengurus perizinan.”Tidak perlu menunggu lama, jadi kita sudah selangkah lebih maju,” kata Zahedi belum lama ini.

Meski pelayanan sudah secara online, namun kata Zahedi pengurus izin tetap harus pemenuhan komitmen dengan datang ke kantor DPMPTSP untuk mengecek surat kelengkapan secara fisik. “Jadi nanti mereka menunjukkan KTP, NPWP, dan lain-lain kita tetap lihat bukti fisik untuk mengefektifkan izin dia harus kesini, contohnya mereka yang ingin mengurus SIUP,” ujarnya.

Nah, dalam pelayanan OSS ini ungkap Zahedi  perizinan juga sudah tanda tangan elektronik (TTE). Sehingga penerbitan perizinan di DPMPTSP kini semakin mudah dan cepat. “Jadi tidak harus nunggu bapak ada di kantor baru bisa ditandatangani. Bapak lagi di luar atau DL sekalipun sudah bisa neken, selama  ada akses internet. Setelah teken klik dan proses langsung cetak selama dia lolos verifikasi. Intinya tidak lama-lama hanya hitungan jam, lebih maju karena semua izin sudah pakai TTE,” imbuhnya.

Disinggung terkait keamanan tanda tangan yang dikeluarkannya? Zahedi mengaku tanda tangan elektronik tetap aman dan tak bisa dipalsukan, lantaran dikeluarkan langsung oleh Badan Siber Sandi Negara (BSSN). “Program ini berfungsi sebagai percepatan pelayanan dalam bidang perizinan dari manual menjadi elekstronik,” ucapnnya seraya menghimbau warga yang ingin mengurus perizinan langsung datang ke kantor dan tidak melalui calo.

Dalam kesempatan itu, Zahedi menyampaikan sejak November 2019 hingga saat ini, sudah 1.000 lebih perizinan yang ditanda tangani secara elektronik. Adapun perizinan tersebut mulai dari praktek dokter dan tenaga kesehatan, perizinan, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), apotek, perhotelan, konstruksi dan lainnya. “Tapi dominan izin usaha SITU, SIUP dan IMB rumah baru oleh pengembang,” tukasnya.(08)

 

 

Komentar

News Feed