oleh

Pembobol Rumah Dokter Dipelor

-Ringkus-285 views

PRABUMULIH – Ari Gunawan, kini diamankan petugas Polsek Prabumulih Barat. Warga Prabusari Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Selatan itu diamankan setelah Kamis (11/1) lalu tertangkap usai membobol sebuah rumah di jalan Anggur No 343 A Komplek Pertamina (Komperta) Prabumulih, yang diketahui dihuni oleh dr Bujang.
Pemuda 31 tahun ini sempat dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba kabur saat hendak ditangkap. Dari tangannya, petugas menyita barang bukti (BB) berupa satu unit laptop merk accer milik korban yang merupakan dokter di RS Medical Pertamina Prabumulih.
Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Sofyan Afandi SH menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan sementara aksi pembobolan tersebut dilakukan setelah pelaku masuk ke dalam rumah melalui garasi mobil. Setelah masuk, pelaku mengambil laptop dari meja di ruang tengah. Setelahnya, kabur melalui jendela belakang rumah.
“Pada saat itu rumah dr Bujang sedang dalam keadaan kosong, sementara kondisi sekitar TKP memang sedikit sepi. Sehingga kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor bisa leluasa beraksi,” katanya.
Nah, setelah berhasil menggasak sebuah laptop pelaku dan rekannya yang diketahui berinisial RS kabur meninggalkan lokasi kejadian dengan mengendara motor dengan melintas ke arah jalan belakang komplek hingga berhasil keluar menuju ke jalan Kapten Dulhak Kelurahan Wonosari, Prabumulih Utara.
Namun, sialnya bagi kedua pelaku. Belum lama tiba di sekitar kawasan simpang CPM, tim buser Polsek Prabumulih Barat yang tengah melakukan patroli rutin mendapat informasi tentang aksi pencurian tersebut dari salah seorang petugas security Pertamina.
“Ketika itu, salah satu tim opsnal mendapat telpon dari security Pertamina yang menjelaskan melihat ada dua orang menggunakan motor masuk ke rumah dr Bujang dalam komplek tersebut. Tak lama kemudian, dua pelaku yang akan melarikan diri terlihat oleh petugas dan langsung dilakukan penangkapan terhadap keduanya,” tuturnya.
“Dan salah satu anggota melakukan pengejaran bersama security dan berhasil diberhentikan di sekitar jalan masuk komplek pertamina namun salah satu pelaku sebagai driver berhasil kabur menggunakan sepeda motornya,” beber dia.
Lebih lanjut Sofyan mengatakan, atas perbuatanya pelaku akan dikenakan hukuman pidana sesuai Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman paling lama tujuh tahun kurungan penjara. Sementara, petugas masih berada di lapangan melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang berhasil kabur melarikan diri itu.
“Saat dibawa pengembangan, pelaku ini melawan dan berusaha melarikan diri, sehingga terpaksa tindakan tegas kita lakukan. Yang jelas kasus ini masih kita kembangkan dan tersangka kita jerat dengan Pasal 363 KUHP,” tegasnya.

Sementara itu, pelaku Ari tak menampik tuduhan terhadap dirinya. Ia mengakui telah membobol rumah korban. “Abis bobol rumah di Komperta, lah dapat laptop kami nak balek. Sialnyo, pas nak keluar komperta dicegat polisi dan Sekuriti,” akunya.
“Aku nyampak, kawan aku ngebut ninggalke aku. Pas nak belari, keno tembak. Dak lamo aku berhasil ditangkap,” ujarnya. (06/Mg03)

News Feed