oleh

Peletakan Batu Pertama Agustus, Dibangun Multi Years

PRABUMULIH – Pembangunan UPTP BLK di Komplek SMKN 2 Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan tahun ini segera direalisasikan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Hal itu terungkap usai penandatanganan hibah lahan UPTP BLK dari Pemerintah kota (Pemkot) ke Kemenaker. Penandatanganan dilakukan Dirjen Bina Lattas Kemenaker, Budi Hartawan bersama Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemkot, Jumat lalu (28/5/2021).

Dirjen Bina Lattas Kemenaker, Budi Hartawan menerangkan, kalau tidak ada halangan Agustus 2021 mulai dibangun tahap awal. “Peletakan batu pertama, kita rencanakan Agustus ini. Sekarang ini, masih tahap perencanaan. Mudah-mudahan terwujud,” ujar Budi, sapaan akrabnya kepada awak media, Jumat siang.

Disinggung proyek ini menelan biaya hingga Rp 300 miliar. Dan, proyek awal akan menelan biaya sekitar Rp 80 miliar. Budi sendiri, tidak menampik juga tidak membantah. “Pembangunan disesuai dengan kebutuhan anggaran, tahap awal memang akan kita bangun sejumlah kantor dan workshop. Proyek ini sendiri, dikerjakan multi years. Hingga, akhirnya bisa dirampungkan pada akhir 2022,” jelasnya.

Akunya, UPTP BLK ini bukan hanya milik Prabumulih saja. Tetapi, juga Sumsel dan lainnya. Yaitu; Jambi, Babel, Bengkulu, dan Lampung.

“Kita juga meminta Pemkot Prabumulih mengandeng sejumlah perusahaan di Sumsel. Nantinya, untuk menjalin kerja sama dengan UPTP BLK. Guna menyalurkan lulusan peserta pelatihan, sehingga keberadaan UPTP BLK bisa meningkat kompetensi SDM dan juga menekan angka pengangguran,” bebernya.

Sementara itu, akunya kebutuhan pelatihan dibuka akan disesuaikan dengan keperluan atau kebutuhan di Prabumulih dan juga Sumsel. “Sekarang, tengah kita rancang jurusan pelatihan apa saja dibutuhkan,” terangnya.

Iapun mengapresiasi keseriusan Pemkot dalam mewujudkan agar berdirinya UPTP BLK di Prabumulih. Tidak hanya lahan saja, juga aspek lainnya. “Kita berterima kasih atas segala persiapan dan supportnya dalam mewujudkan pendirian dan pembangunan UPTP BLK di Prabumulih,” terangnya.

Terpisah, Wako, Ir H Ridho Yahya MM berharap, UPTP BLK usai penandatanganan ini pembangunannya segera direalisasikan.

“Pak Dirjen Bina Lattas Kemenaker, Pak Budi Hartawam kembali ke Prabumulih untuk menandatangani hibah lahan dan meninjau lagi lahan untuk pembangunan UPTP BLK. Harap kita, UPTP BLK ini segera berdiri. Sehingga, secepatnya bisa mendidik tenaga skill,” ujar Ridho.

Ucapnya, UPTP BLK bukan hanya punya Prabumulih. Makanya, akan berkordinasi dengan UPT BLK Disnaker kabupaten dan kota guna mendukung pendirian UPTP BLK ini. “Apa saja kira-kira dibutuhkan, guna mendukungnya. Kita sendiri telah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk lahan totalnya hingga 18 Hektar (Ha),” ujar suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Tidak hanya itu, ia pun nantinya akan meminta bantuan Gubernur Sumsel, H Herman Deru SH MM untuk menyurati perusahaan di Sumsel. “Guna berkordinasi, skill apa yang dibutuhkan untuk mendukung pendirian UPTP BLK,” tutup ayah tiga anak ini. (03)

Komentar

News Feed