oleh

Pekerja Wajib MCU

-Metropolis-522 views

PRABUMULIH – Tingginya resiko kerja di lingkungan minyak dan gas (migas), membuat seluruh pekerja harus menjalani medical check up (MCU). Tujuannya, untuk memastikan pekerja benar-benar sehat dan siap berkerja.

General Manager (GM) PT Pertamina EP Asset 2 Ekariza menyebutkan, MCU tidak hanya untuk pekerja di lingkungan perusahaan. Tetapi juga, pihak ketiga yang tengah mengerjakan proyek di lingkungannya.

“Untuk pekerja kita sendiri, setiap tahunnya rutin kita lakukan MCU. Untuk mengetahui kondisi kesehatan, agar pekerja sehat dan selamat bekerja di lingkungan kita,” ungkap Eka sapaan akrabnya kepada koran ini, kemarin (7/2) usai membuka peringatan Hari Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) di lingkungan Asset 2 Limau Field.

“Ini juga berlaku untuk pihak ketiga, sebelum mengerjakan proyek di lingkungan Pertamina. Pekerjanya harus MCU, sebagai deteksi dini dan juga antisipasi,” kata dia.

Eka menyebutkan, apalagi soal MCU untuk pihak ketiga sudah menjadi aturan perusahaan. Dan sudah selayaknya, harus dipatuhi oleh pihak ketiga. “Bukan kita mempersulit, tetapi sudah aturan dan demi keamanan dan keselamatan para pekerja pihak ketiga itu sendiri,” ucapnya.

Orang nomor satu di lingkungan PT Pertamina EP Asset ini menyebutkan, kalau yang namanya safety di lingkungan paling utama sekali. Untuk menghindari kejadian kerja yang berujung pada fatality, akhirnya merugikan perusahaan yang dipimpinnya.

“Bekerja lah dengan mengutamakan safety (keamanan dan keselamatan). Sehingga, zero (nol) kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan, guna meningkatkan produksi untuk menyumbang produksi migas nasional,” ujarnya.

Tak lupa, pihaknya menekankan penggunaan alat perlindungan diri (APD), untuk mengantisipasi kecelakaan kerja. “Penggunaan APD, sudah menjadi standar perusahaan untuk mencegah kecelakaan kerja,” tambahnya.

Sementara itu, Field Manager (FM) Asset 2 Limau, Abdul Muhar melalui Asmen Legal And Relation (LR), Tuti Dwi Patmayanti mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan pekerja dan juga mitra perusahaan. Dalam setiap pekerjaan di lingkungan perusahaan, untuk mengutamakan safety.

“Guna menghindari kecelakaan kerja ataupun hingga berujung pada fatality, makanya safety menjadi perhatian utama kita,” ujarnya.

Pihaknya juga untuk meningkatkan pemahaman kepada pekerjanya, pentingnya safety telah melakukan penyuluhan dan himbauan.

“Melalui HSSE (Health, Safety, Security and Environment), selain itu juga meningkatkan pengawasan terkait safety berkerja di lingkungan perusahaan kita,” tambahnya. (06)

News Feed