oleh

Peduli TBC, Luncurkan Program Ketuk Pintu

PRABUMULIH- Program Perduli Tuberculois (TBC) atau TB Care yang di rencanakan oleh Aisyiyah Pusat kali ini merupakan program ketuk pintu rumah ke rumah.
Koordinator SSR TB Aisyiyah Kota Prabumulih, Marjuansyah SIP mengatakan jika ketuk pintu yang dilakukan Tim Aisyiyah dan Kader Aisyiyah ini berlangsung sejak 1 maret lalu.
“Dari 1 Maret hingga 14 Maret (Kemarin,RED) kita lakukan ketuk pintu dari rumah ke rumah,”katanya.
Dijelaskan Juan kegiatan itu merupakan kegiatan yang dilakukan oleh kader TB aisyiyah yang terlatih untuk memberikan informasi mengenai TB sekaligus melakukan skrining gejala TB pada semua anggota keluarga yang dikunjungi oleh Kader di rumah tersebut.
Skrining tersebut, lanjut Juan merupakan salah satu langkah kader untuk menemukan pasien dengan gejala yang mengarah ke penyakit TB, sehingga diharapkan dengan cepat diketahuinya pasien dengan gejala TB dapat langsung di tindak lanjuti.
“TB ini merupakan salah satu penyakit menular yang cepat penularannya, untuk itulah sebelum terjadi sesuatu yang tidak di inginkan kita lakukan pencegahan terlebih dahulu,” jelasnya
Lebih lanjut juan menuturkan tim kader yang turun sebanyak 10 Tim itu dapat menjaring 10 orang per harinya, nah dengan adanya ketuk pintu tersebut setidaknya kata juan ada sekitar 1400 pasien yang bisa di jarring dan di berikan penyuluhan tentang penyakit TB, dan penjelasan apa penyakit TB.
“Hari ini hari terakhir, saya rasa target 1400 suspek sudah bisa tercapai, namun untuk saat ini berapa jumlah pasti saya belum bisa memberi tahu karena data belum terkumpul semua,” tuturnya
“Nah, dari penjaringan tersebut juga kita temukan ada beberapa yang mengalami gejala TB, nah yang seperti itu langsung kita temani dan kita ajukan pemeriksaan TB,”tambahnya
Nah, untuk itu dirinya berharap dengan adanya kegiatan ketuk pintu ini masyarakat yang tadinya belum mengetahui tentang penyakit TB setidaknya sudah mengerti.
“Kami harap selama 14 hari yang dilakukan kegiatan ketok pintu setidaknya seperempat warga kota prabumulih sudah mengetahui apa itu TB, Bagiamana cara mengatasinya, penanggulangannya hingga bagaimana cara mengobatinya,”harapnya
Salah satu kader TB Aisyiyah, Ashliyani Am Keb, mengatakan setidaknya setiap hari mereka melakukan penjaringan ke masyarakat , dan setiap harinya mereka harus mendapatakn 10 saspek TB.
“Bukan hanya mencari orang, tetapi juga kami melakukan penyebarluasan informasi tentang TB kepada masyarakat hal itu dilakukan untuk menambah pengetahuan dan kepedulian dalam mencegah penularan TB yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga,”katanya
Dikatakannya ketika dilapangan ketika mereka menemukan ada gejala gejala yang mengarah ke penyakut TB tersebut, maka mereka akan merujuknya ke puskesmas dan dilakukan pemeriksaan.
“Tugas kita ya seperti itu, mencari, membina dan menemani hingga mereka sembuh,” tungkasnya.(mus)
DATANGI: SSR TB Aisyiyah Kota Prabumulih menggelar program ketuk pintu selama 14 hari.
Foto: mus/prabumulih pos

News Feed